Pemberdayaan Masyarakat Produktif melalui Implementasi Teknologi Smart Farming Budidaya Strawberry untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ibu-Ibu PKK Jaga VI Desa Watutumou
Abstract
Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi, khususnya bagi kelompok ibu-ibu PKK di tingkat desa. Permasalahan yang dihadapi ibu-ibu PKK Jaga VI Desa Watutumou adalah keterbatasan keterampilan dalam mengelola usaha produktif dan kurangnya pengetahuan terkait pertanian modern khususnya Budidaya Strawberry. Hal ini berdampak pada rendahnya minat dalam sektor pertanian dan pendapatan tambahan keluarga serta terbatasnya peluang usaha berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui implementasi teknologi smart farming pada budidaya strawberry, sehingga mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil panen. Metode yang digunakan meliputi pelatihan dasar budidaya strawberry, penerapan teknologi penyiraman otomatis berbasis teknologi, serta pengendalian nutrisi, dan pendampingan pengelolaan perkembangbiakan bibit strawberry dan lebih lanjut ke hasil panen. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan ibu-ibu PKK sebesar 95% dalam memahami terkait Budidaya strawberry dan mengoperasikan teknologi pertanian cerdas serderhana, serta peningkatan produktivitas tanaman strawberry hingga 80% dari sisi perkembangbiakkan bibit strawberry. Keberhasilan ini divisualisasikan dalam grafik yang menunjukkan tren peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan hasil panen bibit strawberry lewat teknik stolonisasi selama periode pendampingan. Dengan demikian, kegiatan ini mampu mendorong terciptanya masyarakat produktif dan berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga di Desa Watutumou.
References
Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development, 22(9), 1253–1268. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90003-5
Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (1980). Participation’s place in rural development: Seeking clarity through specificity. World Development, 8(3), 213–235. https://doi.org/10.1016/0305-750X(80)90011-X
Ife, J., & Tesoriero, F. (2008). Community development: Community-based alternatives in an age of globalisation (3rd ed.). Pearson Education Australia.
Lee, H., Kim, J., & Park, S. (2019). Smart farming technology for sustainable agriculture: Applications, challenges, and opportunities. Journal of Agricultural Engineering, 50(4), 45–58. https://doi.org/10.4081/jae.2019.856
Prasetyo, B., Nugroho, S., & Rahmawati, T. (2020). Penerapan teknologi smart farming untuk meningkatkan produktivitas tanaman hortikultura. Jurnal Pertanian Terpadu, 12(2), 101–110. https://doi.org/10.25077/jpt.12.2.101-110.2020
Suharto, E. (2014). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Refika Aditama.
Suryani, D., & Hartati, S. (2021). Pemberdayaan kelompok PKK melalui pengembangan usaha produktif berbasis pertanian. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 55–63. https://doi.org/10.31289/jpm.v5i1.9876
Wahyudi, H., & Anindita, R. (2020). Analisis kelayakan usaha budidaya strawberry sebagai komoditas agribisnis unggulan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(3), 145–154. https://doi.org/10.29244/jai.2020.8.3.145-154
Yuliani, N., & Pramono, R. (2021). Penerapan inovasi teknologi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 9(2), 33–42. https://doi.org/10.21009/jpm.092.04
Rahardjo, P., & Widodo, S. (2018). Peluang dan tantangan agribisnis hortikultura di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Agribisnis, 6(1), 21–29.
Fitriani, E., & Yusnita, R. (2022). Strategi pemberdayaan ibu-ibu PKK dalam pengembangan ekonomi kreatif desa. Jurnal Sosial Humaniora, 13(2), 77–86. https://doi.org/10.14710/jsh.13.2.77-86.
Copyright (c) 2025 Eric Alfonsius, Nio Song Ai, Irawaty Masloman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




