https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/issue/feedJournal Social Science And Technology For Community Service2026-03-24T10:03:43+07:00Setiawansyah, M.Kom. (Managing Editor)setiawansyah@teknokrat.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Journal of Social Sciences and Technology for Community Service</strong> is a journal published by the Institute for Research and Community Service at <strong>Universitas Teknokrat Indonesia</strong>. The ABDIMAS Journal accommodates the publication of the results of Community Service activities carried out by Lecturers as a manifestation of the Tri Dharma of Higher Education. <strong>Journal of Social Sciences and Technology for Community Service</strong> is an electronic journal that is professionally managed using the Open Journal System, published 2 times a year, in March and September.</p> <p>We proudly announce that the <strong>Journal of Social Sciences and Technology for Community Service</strong> is <strong>Accredited “Rank 4”(Sinta 4)</strong> as a scientific journal under the decree of the Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia, Decree No<strong> 10/C/C3/DT.05.00/2025</strong>, March 21, 2025.</p> <p><img src="/public/site/images/setiawansyah/Screenshot_JSSTCS.jpg" width="200%"></p> <p><strong>Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS)</strong> particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows.</p> <p><strong>Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS)</strong> already has <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2723-455X" target="_blank" rel="noopener">P-ISSN : 2723-455X</a> and <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2723-2026" target="_blank" rel="noopener">E-ISSN : 2723-2026</a>.</p>https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/923Kesiapsiagaan Dan Mitigasi Bencana Gunung Meletus Dan Gempa Bumi Pada Karang Taruna Salili Kabupaten Sitaro2026-03-06T14:44:44+07:00Adrian Philip Marthinusadrianphmarth@unsrat.ac.idEric Alfonsiusericalfonsius@unsrat.ac.idYosia Nico yosianicowijaya@unsrat.ac.id<p>Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana Gunung Meletus dan Gempa Bumi pada Kelompok Karang Taruna Salili Kabupaten Sitaro dilaksanakan karena kondisi eksisting desa berada di lereng Gunung Karangetang yang aktif dan rawan bencana. Rendahnya pengetahuan masyarakat dan kurangnya akses informasi terhadap kesiapsiagaan dan mitigasi bencana menjadi permasalahan utama yang perlu diatasi. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat, khususnya Karang Taruna, dalam menghadapi ancaman gunung meletus dan gempa bumi melalui sosialisasi, pelatihan, serta penerapan teknologi informasi kebencanaan. Metode pelaksanaan mencakup tahapan: persiapan, sosialisasi, pelatihan dan penerapan teknologi, serta monitoring dan evaluasi. Tahap sosialisasi difokuskan pada peningkatan kesadaran bahaya bencana, sedangkan pelatihan meliputi pengoperasian sistem informasi kebencanaan berbasis web siapsiagasalili.com. Penerapan teknologi dilengkapi dengan sirene peringatan dini berbasis Arduino, rambu titik kumpul, serta perlengkapan keselamatan dasar. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat. Hasil yang diperoleh adalah terjadi peningkatan pemahaman kesiapsiagaan masyarakat dari 89% menjadi 97%, berfungsinya sistem informasi kebencanaan berbasis web, serta terbentuknya Tim Tanggap Bencana Desa yang berperan aktif dalam mitigasi. Program ini berhasil membangun kolaborasi lintas disiplin antara bidang teknik sipil, sistem informasi, dan teknik lingkungan, sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat Desa Salili dalam menghadapi bencana alam secara berkelanjutan.</p>2026-03-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Adrian Philip Marthinus, Eric Alfonsius, Yosia Nico https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/938Strengthening Digital Data-Based Asset Management Systems to Support School Accountability2026-03-06T14:44:45+07:00Luthfi Firdausluthfi.firdaus@feb.unila.ac.idFajrin Satria Dwi Kesumahfajrin.satria@feb.unila.ac.idSalsabilasalsabila94suzu@gmail.comReka Aldilana Ramadhanrekaar65240@gmail.com<p>This community service activity aims to strengthen the asset management system at YP Unila High School through the implementation of a simple yet effective digital-based database. Initial observations identified key issues such as scattered asset records, data inconsistencies, and minimal handover documentation, which could potentially reduce the accountability and efficiency of school governance. Interventions included designing a Microsoft Excel-based database template, providing technical training, and assisting with implementation through the initial data entry stage. Pre-post test results for 15 participants (staff) showed an average score increase of 17 points, indicating the training's effectiveness in enhancing human resource capacity. The evaluation also revealed a reduction in asset naming variations, increased inventory code consistency, and the emergence of a data-driven work culture. Further discussion, referring to academic literature, confirmed that asset digitization not only simplifies administrative processes but also strengthens the principles of good governance through transparency and accountability. This program can be replicated in other schools using a phased approach and developed into a web-based system for more comprehensive and sustainable data integration.</p>2026-03-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Luthfi Firdaus, Fajrin Satria Dwi Kesumah, Salsabila, Reka Aldilana Ramadhanhttps://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/1215Pemberdayaan Desa Seuseupan melalui Implementasi Energi Surya dan Teknologi IoT menuju Smart Village2026-03-06T14:44:45+07:00Gustian Rama Putragustian.rama@unpak.ac.idAgus Ismangilagus.ismangil@unpak.ac.idCyntia Wulandaricynthia.wulandari@ac.idMutiara Shakilamutiara.065121094@unpak.ac.id<p><strong>Abstrak-</strong> Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Seuseupan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, sebagai respons terhadap dua permasalahan utama, yaitu rendahnya produktivitas pertanian akibat metode konvensional dan keterbatasan penerangan publik yang menghambat aktivitas sosial-ekonomi. Kegiatan dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian energi desa melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT) pada sistem pertanian serta instalasi solar panel pada ruang publik. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, Focus Group Discussion, pelatihan teknis, pembangunan Green House Smart Village, pemasangan lampu tenaga surya, serta monitoring dan evaluasi. Implementasi smart farming berbasis IoT menghasilkan peningkatan hasil panen sebesar 28%, efisiensi penggunaan air 35%, serta penurunan kerusakan tanaman. Penerapan solar panel di titik strategis desa meningkatkan keamanan malam hari, menekan biaya listrik hingga 37%, dan mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi sebesar 23%. Pelatihan yang diberikan kepada petani dan perangkat desa meningkatkan pemahaman teknologi lebih dari 90%, serta mendorong terbentuknya Kelompok Tani Cerdas Seuseupan sebagai pengelola keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi IoT dan energi surya mampu memperbaiki kualitas pengelolaan pertanian, memperkuat infrastruktur energi, dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Program ini membangun fondasi desa cerdas yang mandiri secara pangan dan energi, sekaligus membuka peluang perluasan inovasi ke desa-desa lain dengan karakteristik serupa.</p>2026-03-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Gustian Rama Putra, Agus Ismangil, Cyntia Wulandari, Mutiara Shakilahttps://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/1186Pengembangan Produk Unggulan Desa Sebagai Potensi Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Sidorejo di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara2026-03-06T14:44:45+07:00Herning Indriastutiherning.indriastuti@feb.unmul.ac.idSyarifah Hudayahherning.indriastuti@feb.unmul.ac.idRahmawati Rahmawatiherning.indriastuti@feb.unmul.ac.idJ. Kulehherning.indriastuti@feb.unmul.ac.idHeni Rahayu Rahmawatiherning.indriastuti@feb.unmul.ac.idBudi Nugrohoherning.indriastuti@feb.unmul.ac.id<p>Sidorejo, adalah desa tranmigrasi dari Jawa gelombang pertama di Kalimantan Timur yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara. Sekarang mempunyai jumlah penduduk 4000 dengan 2.600 atau 70% adalah petani. Desa Sidorejo berhasil memaksimalkan lahan seluas 1 Hektare (Ha) hingga menghasilkan 6,6 ton padi dalam sekali panen dengan luas hamparan sawah 365 Ha. Masalahnya apakah desa Sidorejo mampu memenuhi kapasitas produksi yang besar sebagai support system IKN ? Apakah masyarakat Sidorejo mampu meningkatkan nilai tambah (<em>value added</em>) hasil pertaniannya untuk meningkatkan perekonomian daerah? Pengabdian Masyarakat ini untuk memberikan solusi bagi masalah yang dihadapi masyarakat Sidorejo, yaitu berhubungan dengan lumbung pangan, mengajarkan untuk memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat dengan mengembangkan produk unggulan. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan mitra adalah pengembangan produk unggulan yaitu dengan mengadakan Pelatihan Pengembangan Produk Unggulan seperti cara pembuatan <em>brand</em>, logo dan kemasan, digitalisasi, manajerial, kewirausahaan serta pemasaran.</p>2026-03-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Herning Indriastuti, Syarifah Hudayah, Rahmawati Rahmawati, J. Kuleh, Heni Rahayu Rahmawati, Budi Nugrohohttps://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/1416Pelatihan Pembuatan Kode QR Buku Tamu dan Survey Kepuasan Pengunjung Wisata di Desa Wisata Cikolelet 2026-03-06T14:44:45+07:00Ayuning Budiatiayuning.budiati@untirta.ac.idRahmawati Rahmawatirahmawati@untirta.ac.id<p>Digitalization is growing rapidly in all sectors, including tourism. Digitalization helps the tourism industry develop more quickly in terms of service to tourists. Unfortunately, tourism managers in tourist villages are still constrained in the use and utilization of digital technology. Initial observations found that Cikolelet Tourist Village does not have valid data on the number of tourist visits each year and does not yet have a visitor satisfaction survey. The number of visits is an estimate made by the tourist village management based on the number of tourist visits per month for one year in the guest book. The methods used in the two activities were socialization about digital literacy and tourism communication, as well as training on creating digital guest books and visitor satisfaction surveys using QR codes. The participants of the activity were tourist village managers consisting of representatives of the village government, tourism awareness groups, and homestay managers. The results of the training activities are the availability of digital guestbook QR codes and visitor satisfaction surveys for homestay managers. The results of the activities are expected to improve services for tourists in Cikolelet Tourism Village.</p>2026-03-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Ayuning Budiati, Rahmawati Rahmawatihttps://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/1391Pengembangan Kapasitas KWT melalui Penguatan Dinamika Kelompok & Personal Branding Produk di Kabupaten Pringsewu2026-03-06T14:44:45+07:00Indah Nurmayasariindahnurma1@gmail.comHelvi Yanfikahelviyanfika@yahoo.co.idTyas Sekartiara Syafanisekartiarasyafani@gmail.comSahrul Ari Irawansahrul.ariirawan22@fp.unila.ac.id<p>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di KWT Mekar Jaya, Pekon Fajar Agung, Kabupaten Pringsewu, bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia perempuan melalui penguatan dinamika kelompok dan strategi personal branding produk berbasis digital. Pelatihan dan pendampingan difokuskan pada penggunaan aplikasi Canva untuk desain kemasan serta optimalisasi media sosial (Instagram, WhatsApp, dan Facebook) sebagai sarana promosi. Metode kegiatan mencakup pelatihan strategi personal branding, penggunaan Canva, dan optimalisasi media sosial untuk promosi produk, disertai pendampingan agar hasil pelatihan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan pemantauan pascakegiatan. Program dilaksanakan dari Mei-Oktober, ini diikuti 24 peserta dengan pendampingan tim dosen Agribisnis Universitas Lampung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek, yaitu pengetahuan, keterampilan, sikap, dan partisipasi anggota. Nilai rata-rata pretest meningkat dari 64,2 menjadi 91,2 pada posttest, menunjukkan efektivitas materi pelatihan. Anggota mampu memanfaatkan teknologi digital untuk promosi produk dan meningkatkan inovasi kemasan. Selain itu, dinamika kelompok menjadi lebih harmonis dengan partisipasi aktif dan koordinasi yang solid. Walaupun akses terhadap modal usaha dan kemitraan masih terbatas, kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas dan kemandirian ekonomi anggota melalui peningkatan kemampuan branding dan pemanfaatan digitalisasi.</p>2026-03-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Indah Nurmayasari, Helvi Yanfika, Tyas Sekartiara Syafani, Sahrul Ari Irawanhttps://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/1427Socialization of Rules of The Games and Management of Volleyball Match Events for Physical Education Students of Lambung Mangkurat University 2026-03-06T14:44:45+07:00Norma Anggaranorma.anggara@ulm.ac.idElsa Ariestikaelsaariestika@ulm.ac.idRizal Ardiansyahrizal.ardiansyah@ulm.ac.idPerdinantoperdinanto@ulm.ac.idMita Erlianamitaerliana@ulm.ac.id<p>Rules of the games and management of volleyball match events are important roles to equip students of the Physical Education study program, Lambung Mangkurat University, where the output after graduating from college is not only to become teachers, but there are other field abilities such as managing sports match events. Despite the low experience and ability of students in managing match event management, a socialization of the rules of the games and management of volleyball match events for physical education students at Lambung Mangkurat University was carried out to improve event management skills among students in volleyball sports in Banjarbaru City, South Kalimantan. The method used in this activity consists of (1) planning stage, (2) implementation stage, (3) implementation stage, (4) evaluation stage with an observational study approach with qualitative methods. The results of this community service implementation show that the Socialization of Rules of the Games and Management of Volleyball Match Events for Physical Education Students at Lambung Mangkurat University has succeeded in providing an initial foundation in increasing interest and knowledge about volleyball refereeing to volleyball match management. Although it is acknowledged that the results of the observational analysis have not shown a maximum impact on the overall understanding of the participants, they have had a real positive impact. This activity provided insight through theoretical and practical approaches into volleyball regulations and refereeing.</p>2026-03-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Norma Anggara, Elsa Ariestika, Rizal Ardiansyah, Perdinanto, Mita Erlianahttps://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/1528WANITA BERDAYA: Workshop Edukasi Hak Perempuan dan Anak Untuk Mendukung SDGs 5 dan 16 Pada Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Karang Timur 2026-03-10T10:24:39+07:00Laili Fadhila Banuwalaili.fadhila@feb.unila.ac.idTazkiyah SakinahTazkiyah.sakinah@feb.unila.ac.idLidya Ayuni Putrilidya.ayuni@feb.unila.ac.idTiara Prisca Sabillatiara.prisca@feb.unila.ac.idRisda MarvinitaRisda.marvinita@feb.unila.ac.idNindytia Puspitasari DalimuntheNindytia.puspitasari@feb.unila.ac.id<p>Kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masih menjadi permasalahan serius di Indonesia dan menunjukkan peningkatan setiap tahun. Rendahnya literasi hukum serta keterbatasan akses informasi menyebabkan masyarakat belum memahami secara optimal hak-hak perempuan dan anak serta mekanisme perlindungan hukum yang tersedia. Meskipun telah dilakukan pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang memperkuat perlindungan korban kekerasan, sosialisasi regulasi tersebut di tingkat kelurahan masih sangat terbatas. Kondisi ini juga terjadi di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan melalui kegiatan “Wanita Berdaya: Workshop Edukasi Hak Perempuan dan Anak” dengan sasaran utama ibu-ibu PKK kelurahan. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hak perempuan dan anak, mensosialisasikan ketentuan KUHP terbaru terkait KDRT, serta memberdayakan perempuan sebagai agen edukasi dan pencegahan kekerasan di tingkat grassroot. Metode pelaksanaan meliputi workshop edukatif dan partisipatif dengan dukungan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Luaran yang diharapkan berupa peningkatan literasi hukum peserta, terbentuknya agen edukasi di lingkungan kelurahan, serta meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak. Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs 5 dan SDGs 16 serta merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Laili Fadhila Banuwa, Tazkiyah Sakinah, Lidya Ayuni Putri, Tiara Prisca Sabilla, Risda Marvinita, Nindytia Puspitasari Dalimunthehttps://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/1592Empowering Housewives through Digital Branding on Social Media in Pasaran Island, Bandar Lampung 2026-03-13T19:32:05+07:00Yuniarti Fihartiniyuniarti.fihartini@feb.unila.ac.idDwi Asri Siti Ambarwatidwi.asri@feb.unila.ac.idLis Andrianilis.andriani@feb.unila.ac.idLidya Ayuni Putrilidyaayuniputri@yahoo.comSiti Nurul 'ain Hj Zaiton siti6687@uitm.edu.my<p>Pasaran Island in Bandar Lampung City has high local economic potential through home-based small businesses, particularly in the seafood processing sector. However, most business owners have not yet utilized digital technology and social media optimally as tools for promotion and branding. The lack of digital literacy and limited understanding of digital branding strategies are the main challenges. Through this community service program, training and mentoring were provided to housewives as the primary actors of family-based MSMEs to strengthen their digital capacity, particularly in building business image and marketing through social media. This program aims to enhance the competitiveness of local products, expand market reach, and promote women's economic independence in coastal areas. The activities were designed in the form of technical training, digital branding education, practical management of business social media accounts, and evaluation of digital engagement outcomes.</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Yuniarti Fihartini, Dwi Asri Siti Ambarwati, Lis Andriani, Lidya Ayuni Putri, Siti Nurul 'ain Hj Zaiton https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/1594Empowered Housewives Through Affiliate Marketing to Improve Economic Welfare in Purworejo Village Pesawaran 2026-03-13T19:33:44+07:00Dwi Asri Siti Ambarwatidwi.asri@feb.unila.ac.idYuniarti Fihartini yuniarti.fihartini@feb.unila.ac.idKamadie Sumanda Syafiskamadie.sumanda@feb.unila.ac.idLidya Ayuni Putrilidyaayuniputri@yahoo.com<p>The program “Empowered Housewives: Affiliate Marketing to Improve Economic Welfare in Purworejo Village, Negeri Katon District, Pesawaran Regency” aims to empower housewives through the use of digital technology, particularly affiliate marketing, as a means to increase family income. The method applied includes a participatory approach, practical training, and intensive mentoring conducted over six months. The activities followed several stages: preparation, training, hands-on practice, mentoring, and evaluation. Participants received training in creating digital promotional content, managing affiliate accounts, and developing strategies to expand their social media reach. Evaluation results indicated a significant improvement in participants’ understanding of digital marketing and their ability to utilize affiliate platforms to generate additional income. The program not only enhanced the economic capacity of housewives but also established a sustainable digital community in Purworejo Village. Therefore, this initiative contributes to local economic development by promoting women’s empowerment through digital innovation.</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Dwi Asri Siti Ambarwati, Yuniarti Fihartini , Kamadie Sumanda Syafis, Lidya Ayuni Putrihttps://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/JSSTCS/article/view/1526UMKM GO GLOBAL: EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PENERAPAN ESG REPORTING MENUJU BISNIS BERKELANJUTAN2026-03-24T10:03:43+07:00Dewi Sukmasaridewi.sukmasari@feb.unila.ac.idNiken Kusumawardanikusumawardaniken@gmail.comMarselina Marselinamarselina@feb.unila.ac.idPuspita Yuliandaripuspita_yuliandari@fp.unila.ac.id<p>Perkembangan ekonomi global menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan melalui penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). ESG reporting menjadi salah satu indikator penting bagi pelaku usaha dalam mengakses pasar global, menarik minat investor, serta membangun reputasi bisnis yang bertanggung jawab. Namun, mayoritas UMKM di Indonesia, khususnya yang dikelola oleh perempuan, masih menghadapi keterbatasan literasi, kapasitas teknis, dan akses informasi terkait penerapan pelaporan ESG. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan teknis kepada anggota PPUMI (Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia) sebagai mitra sasaran dalam memahami konsep ESG serta menyusun ceklis pelaporan berkelanjutan yang sesuai dengan karakteristik usaha mereka. Melalui metode simulasi penyusunan ceklis laporan <em>ESG</em>, dan pendampingan berbasis studi kasus, diharapkan mitra memiliki pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam model bisnis UMKM. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 anggota PPUMI yang merupakan pemilik UMKM. Kegiatan ini menghasilkan ceklis kegiatan berbasis pelaporan ESG yang dapat digunakan di kalangan usaha mikro. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengenalkan konsep pelaporan ESG kepada mitra sasaran dan contoh penerapannya di kegiatan usaha masing-masing, sehingga mampu memperkuat kapasitas usaha yang telah dilakukan melalui praktik ekonomi hijau yang berkelanjutan.</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Dewi Sukmasari, Niken Kusumawardani, Marselina Marselina, Puspita Yuliandari