SISTEM PEMANTAUAN DAN KENDALI BAK KARANTINA IKAN BETUTU BERBASIS INTERNET OF THINGS
Abstract
Abstract
Maintaining water quality was one of the important factors in the quarantine process of Betutu fish before export. Poor water quality, such as improper temperature, pH, ammonia levels, and turbidity, could lead to health problems for Betutu fish, even causing death during the quarantine process. One common issue faced by Betutu fish exporters was the delay in monitoring and controlling the quarantine tank's water conditions. Therefore, an automated monitoring and control system for water temperature and conditions was necessary. This study aimed to develop an IoT-based monitoring and control system for Betutu fish quarantine tanks. In this research, the system was built on a web-based application using the Laravel framework. The system was able to provide information on temperature, pH, turbidity, ammonia levels, and water height. The test results showed that the system could maintain an average temperature of 28ºC, an average pH of 6.59, an average turbidity of 16.52 NTU, an average ammonia level of 0.16 ppm, and an average water height of 29.3 cm.
Abstrak
Kualitas air pada karantina ikan betutu sebelum di ekspor penting untuk diperhatikan. Buruknya kualitas air seperti suhu, pH, amonia, serta kekeruhan dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi ikan betutu hingga menyebabkan kematian pada ikan betutu selama proses karantina. Masalah yang sering dihadapi oleh eksportir ikan betutu adalah keterlambatan dalam memantau dan mengontrol kondisi air bak karantina. Sehingga diperlukan sebuah sistem pemantauan dan kendali otomatis terhadap suhu dan kondisi air. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pemantauan dan kendali pada bak karantina ikan betutu berbasis Internet of Things (IoT). Penelitian ini menggunakan sistem pada aplikasi berbasis website dengan framework laravel, yang mampu memberikan informasi tentang suhu, pH, kekeruhan, kadar amonia, tinggi air. Hasil pengujian menunjukan sistem dapat mempertahankan kondisi suhu rata-rata 28ºC, kondisi pH rata-rata 6.59, kondisi kekeruhan rata-rata 16.52 NTU, kondisi amonia rata-rata 0.16 ppm, dan ketinggian air rata-rata 29.3 cm.
References
[2] H. Kudsiah dan A. Nur, “Efisiensi usaha pembesaran ikan betutu dengan pemberian berbagai bentuk pakan dari ikan sepat rawa dan udang rucah,” J. Sains dan Teknol. Vol., vol. 8, 2008.
[3] S. K. I. K. I. Pontianak, “Laporan Tahunan Stasiun Karantina Ikan,” Pengendali. Mutu dan Keamanan Has. Perikan. Kelas I Pontianak TA, 2016.
[4] R. T. Wahyuni, “Kebiasaan Makan Dan Reproduksi Ikan Betutu (Oxyeleotris Marmorata) Yang Tertangkap Di Sungai Sembakung Kabupaten Nunukan,” 2020.
[5] A. Hendriana, F. Ridwansyah, A. Iskandar, A. S. Munawar, dan D. Lugina, “Metode Pembenihan Ikan koi Cyprinus carpio dalam menghasilkan benih berkualitas di Mizumi Koi Farm, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.,” J. Perikan. Terap., vol. 2, no. 1, 2021.
[6] D. Triyanto dan U. Ristian, “Sistem Kontrol Dan Monitoring Pembibitan Ikan Arwana Berbasis Internet Of Things,” Coding J. Komput. dan Apl., vol. 9, no. 02, hal. 232–238, 2021.
[7] P. Wijaya dan T. Wellem, “Perancangan dan Implementasi Sistem Pemantauan Suhu dan Ketinggian Air pada Akuarium Ikan Hias berbasis IoT,” J. Sist. Komput. dan Inform., vol. 4, no. 1, hal. 225–233, 2022.
[8] A. M. Hendri, J. Jufrizel, H. Zarory, dan A. Faizal, “Alat Monitoring Kadar Amonia dan Pengontrolan pH pada Kolam Ikan Lele Berbasis IoT,” Briliant J. Ris. dan Konseptual, vol. 8, no. 1, hal. 272–280, 2023.
[9] F. N. Iksan dan G. Tjahjadi, “Perancangan stop kontak pengendali energi listrik dengan sistem keamanan hubung singkat dan fitur notifikasi berbasis internet of things (IOT),” J. Elektro, vol. 11, no. 2, hal. 83–92, 2018.
[10] A. P. Zanofa, R. Arrahman, M. Bakri, dan A. Budiman, “Pintu Gerbang Otomatis Berbasis Mikrokontroler Arduino UNO R3,” J. Tek. Dan Sist. Komput., vol. 1, no. 1, hal. 22–27, 2020.
[11] T. Suryana, “Implementation Ds18b20 1-wire Digital Temperature Sensor With Nodemcu Ideal Temperature For Brewing Coffee,” 2021.
[12] B. Sugeng dan S. Sulardi, “Uji keasaman air dengan alat sensor pH di STT Migas Balikpapan,” J. Kacapuri J. Keilmuan Tek. Sipil, vol. 2, no. 1, hal. 65–72, 2019.
[13] M. T. Sulistyo, “Sistem pengukuran kadar ph, suhu, dan sensor turbidity pada limbah rumah sakit berbasis arduino UNO.” Institut Teknologi Nasional Malang, 2019.
[14] M. Yusa, J. D. Santoso, dan A. Sanjaya, “Implementasi Dan Perancangan Pengukur Tinggi Badan Menggunakan Sensor Ultrasonik,” Pseudocode, vol. 8, no. 1, hal. 90–97, 2021.
[15] P. Pendriadi, S. Meliala, M. A. Muthalib, dan A. BIntoro, “STUDI KADAR GAS AMONIA MENGGUNAKAN SENSOR AMONIA MQ135 MENGGUNAKAN SPREADSHEET BERBASIS INTERNET OF THING (IOT),” Transm. J. Ilm. Tek. Elektro, vol. 25, no. 2, hal. 75–84.









