Penentuan Wilayah Produksi Padi Terbaik Menggunakan Metode Entropy dan WASPAS
Abstract
Produksi padi merupakan faktor utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional di Indonesia, namun perbedaan capaian produksi antar wilayah menyebabkan penentuan provinsi dengan kinerja terbaik menjadi kompleks karena melibatkan berbagai indikator yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan wilayah produksi padi terbaik secara objektif dan sistematis berdasarkan data tahun 2025 dengan menggunakan kriteria Produksi Padi Gabah Kering Panen (GKP), Produksi Gabah Kering Giling (GKG), Produksi Beras, dan Luas Panen. Seluruh kriteria tersebut termasuk atribut benefit. Metode yang digunakan adalah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis Multi-Criteria Decision Making (MCDM) dengan kombinasi metode Entropy dan Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS). Metode Entropy digunakan untuk menentukan bobot kriteria secara objektif berdasarkan tingkat variasi data, sedangkan metode WASPAS digunakan untuk melakukan perankingan alternatif melalui penggabungan pendekatan Weighted Sum Model (WSM) dan Weighted Product Model (WPM) guna memperoleh nilai preferensi akhir setiap wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Timur memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 1,00050 dan menempati peringkat pertama, diikuti oleh Jawa Barat dan Jawa Tengah, sedangkan Kepulauan Riau berada pada peringkat terakhir dengan nilai preferensi terendah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode Entropy dan WASPAS mampu menghasilkan proses penilaian yang objektif, terukur, dan transparan, sehingga dapat mendukung perumusan kebijakan pengembangan sektor pertanian dan perencanaan strategis peningkatan produksi padi di Indonesia.
References
D. Rochdiani, D. Sosial, E. Pertanian, and F. Pertanian, “Dinamika Produksi Padi Kaitannya Dengan Ketahanan Pangan Di Indonesia Rice Production Dynamics The Relationship,” J. Ekon. Pertan., vol. 1, no. 2022, pp. 15–24, 2023.
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SULAWESI TENGGARA, “Luas Panen dan Produksi Padi di Sulawesi Tenggara (Angka Sementara, Hasil KSA Amatan September 2025),” no. 65, 2025.
P. Harga, B. Dan, J. Penduduk, N. Nur, E. Yusuf, and A. Gunanto, “Terhadap Ketersediaan Beras Indonesia,” vol. 13, no. 2, pp. 67–79, 2024.
A. Pendahuluan, “OPTIMALISASI KOMODITAS PADI BERDASARKAN DATA SPASIAL: KASUS KABUPATEN MAGELANG Vivi Sopacua 1 , Retno Widodo Dwi Pramono 2 1,” vol. 14, 2025.
A. Y. Apriyandi, B. F. Renita, and P. Rahima, “Prediksi Produktivitas Padi Berdasarkan Luas Panen dan Produksi padi Menggunakan Metode Regresi Linear Berganda,” Semin. Nas. Corisindo, no. September 2025, 2023.
T. Pamekas, Nela Zahara, and Lisbet Sinaga, “Akselerasi Hasil Penelitian dan Optimalisasi Tata Ruang Agraria untuk Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan,” J. Nas. UNS, vol. 7, no. 1, pp. 1175–1184, 2023.
A. Pradipta, “Sistem Pendukung Keputusan Pemeringkatan Guru dalam Penggunaan Media Digital dengan Metode TOPSIS,” J. Pendidik. Sains dan Komput., vol. 5, no. 02, pp. 2809–476, 2025, [Online]. Available: https://doi.org/10.47709/jpsk.v5i02.7011
L. Faizal and I. Irfan, “Implementasi Metode TOPSIS pada Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Guru di SMKN 10 Bulukumba,” J. Ilm. Sist. Inf. dan Tek. Inform., vol. 8, no. 1, pp. 43–53, 2025, doi: 10.57093/jisti.v8i1.267.
N. D. Puspa and A. F. Siregar, “Penerapan Metode Maut Dengan Pembobotan Entropy Dalam Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Guru Honor,” vol. 5, no. 1, pp. 24–33, 2023, doi: 10.47065/josh.v5i1.4030.
P. T. Informatika, U. B. Darma, K. Dosen, and P. Daring, “Penerapan Metode EDAS Dengan Kombinasi Pembobotan Entropy Dalam Penentuan Kinerja Dosen Terbaik di Masa Pembelajaran Daring,” vol. 3, no. 5, pp. 476–489, 2023.
P. Citra, H. B. Santoso, and I. W. Sriyasa, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan E-Commerce Menggunakan Pembobotan Entropy dan COPRAS,” vol. 3, pp. 36–45, 2024.
M. Khairani, Y. Sari Siregar, D. Handoko, N. I. Syahputri, and H. Harahap, “Sistem Pendukung Keputusan Metode Waspas Dan Topsis Dalam Menentukan Dosen Terbaik Berdasarkan Variabel Bidang Keahlian,” Digit. Transform. Technol., vol. 3, no. 1, pp. 258–269, 2023, [Online]. Available: https://jurnal.itscience.org/index.php/digitech/article/view/2761
M. Bagir, M. Sanwasih, A. Arisantoso, and J. Rahmadian, “Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan Metode WASPAS Untuk Pemilihan Software Developer,” Format J. Ilm. Tek. Inform., vol. 14, no. 1, p. 24, 2025, doi: 10.22441/format.2025.v14.i1.003.
P. S. Wibowo and I. Maurits, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Hotel Terbaik Menggunakan Metode WASPAS dan Pembobotan ROC,” ADA J. Inf. Syst. Res., vol. 2, no. 3, pp. 95–103, 2025, doi: 10.47065/comforch.v5i1.2320.
E. Zunaidi and Setyawan Wibisono, “SPK Pemilihan Pestisida Tanaman Bawang Merah Dengan Metode WASPAS,” Elkom J. Elektron. dan Komput., vol. 15, no. 1, pp. 25–33, 2022, doi: 10.51903/elkom.v15i1.638.
I. Hanafi, R. F. Arianto, and A. P. R. Pinem, “Evaluasi Multikriteria Daerah Pengembangan Budidaya Ikan Nila di Indonesia Menggunakan Metode MOORA – ROC,” Tekno Kompak, vol. 20, no. 1, pp. 181–192, 2023.
J. Teknologi and D. A. N. Open, “Pemilihan bibit lele unggul dengan menggunakan metode weighted product,” vol. 2, no. 1, pp. 15–23, 2019.
A. Info, “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN PROGRAM STUDI,” vol. 10, no. 1, pp. 24–36, 2025.
D. P. Sari and F. A. Ritonga, “Penerapan Metode MAUT dengan Pembobotan Entropy Untuk sistem Pendukung Keputusan Pemberian Reward Tahunan Pada Karyawan PT . Sumber Jadi Kencana Motor,” pp. 868–876, 2023.
R. K. Purba and R. Syahputra, “Penerapan Metode WASPAS dengan Metode Pembobotan ROC pada Pemilihan Duta Kampus,” vol. 17, no. 2, pp. 212–227, 2023.
T. Kemendikbud, S. K. No, I. Ramadhan, N. Nugroho, H. Kurniawanto, and J. Warta, “Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan Metode WASPAS Untuk Pemilihan Aplikasi Manajemen Bisnis dan Keuangan,” no. 204, pp. 49–61, 2024.













