Pengembangan Sistem Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT dengan Penjadwalan Berbasis Web pada Budidaya Nila
Abstract
Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam budidaya ikan nila, sehingga efisiensi dalam pengelolaannya menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidaya. Pada praktik konvensional, pemberian pakan masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi ketidaktepatan jumlah pakan, ketidakteraturan jadwal pemberian pakan, serta distribusi pakan yang tidak merata. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pemborosan pakan, menurunkan kualitas lingkungan perairan, serta menghambat pertumbuhan ikan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pakan ikan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi dengan fitur penjadwalan pemberian pakan melalui aplikasi berbasis web pada budidaya ikan nila. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, sensor load cell untuk mengukur berat pakan, motor servo untuk mengatur bukaan katup pakan, motor DC sebagai mekanisme distribusi pakan, serta modul Real Time Clock (RTC) untuk pengaturan jadwal pemberian pakan. Sistem juga dilengkapi antarmuka berbasis web yang memungkinkan pengguna mengatur jumlah dan waktu pemberian pakan secara real-time melalui jaringan internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendistribusikan pakan dengan tingkat akurasi sebesar 97,6% dengan rata-rata kesalahan ±2,4%. Implementasi sistem ini berhasil mengurangi penggunaan pakan hingga sekitar 15% dibandingkan metode manual dan menghasilkan nilai Feed Conversion Ratio (FCR) sebesar 1,46, lebih baik dibandingkan metode konvensional dengan FCR sebesar 2,00. Selain itu, sistem ini juga meningkatkan pertumbuhan ikan, keseragaman ukuran, serta tingkat kelangsungan hidup ikan nila. Dengan demikian, sistem pakan ikan otomatis berbasis IoT dengan penjadwalan melalui aplikasi web dapat menjadi solusi teknologi yang efektif untuk meningkatkan efisiensi pakan dan produktivitas budidaya ikan nila.
References
[2] R. D. Ristanto, H. Ananta, B. Sunarko, U. Hasanah, M. S. Ramdhani, and D. H. Hidayatilah, “Implementasi Budidaya Ikan Nila Cerdas Berbasis IoT pada Kelompok Tani Kalikatok Desa Ngabean Kendal,” vol. 4, no. 1, pp. 29–38, 2025.
[3] R. R. Lamangkaraka, Mulis, Y. Koniyo, and M. Alvionita, “Analisis Kualitas Air Pada Sistem Budidaya Ikan Nila ( Oreocromis nilotius ),” vol. 11, no. 2, pp. 61–66, 2024.
[4] H. Rastegari, F. Nadi, S. Shiung, M. Ikhwanuddin, and N. Azman, “Smart Agricultural Technology Internet of Things in aquaculture : A review of the challenges and potential solutions based on current and future trends,” Smart Agric. Technol., vol. 4, no. October 2022, p. 100187, 2023, doi: 10.1016/j.atech.2023.100187.
[5] A. Ahmad and S. S. Ashraf, “Efficient cultivation and scale-up of marine microalgae Fistulifera peliculosa and Nannochloropsis oculata for sustainable aquaculture applications,” Chem. Eng. J. Adv., vol. 22, no. February, p. 100720, 2025, doi: 10.1016/j.ceja.2025.100720.
[6] C. Orłowski, D. Cygert, and P. Nowak, “Extended continuous improvement model for Internet of Things system design environments,” J. Inf. Telecommun., vol. 5, no. 3, pp. 279–295, 2021, doi: 10.1080/24751839.2020.1847506.
[7] A. O. Silalahi, H. M. Panggabean, and T. Del, “SMART AUTOMATED FISH FEEDING BASED ON IOT SYSTEM USING LORA TTGO SX1276 AND CAYENNE PLATFORM,” no. 3, pp. 66–79, 2023, doi: 10.21303/2461-4262.2023.002745.
[8] H. Sudibyo et al., “SISTEM MONITORING BUDIDAYA PERIKANAN BERBASIS IOT FISH,” vol. 8, no. 2, pp. 236–247, 2024.
[9] E. H. Tiarto, S. Mansur, and A. Kinasih, “Rancang Bangun Purwarupa Mekanik Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis,” Sebatik, vol. 28, no. 1, pp. 206–212, 2024, doi: 10.46984/sebatik.v28i1.2458.
[10] M. A. Sobri and S. Topiq, “Automatic Fish Feed Design and IoT Based Monitoring Using NodeMCU ESP8266 Microcontroller,” vol. 4, no. 001, pp. 503–514, 2024.
[11] J. Jung and I. Kwon, “A Capacitive DC-DC Boost Converter with Gate Bias Boosting and Dynamic Body Biasing for an RF Energy Harvesting System,” Sensors, vol. 23, no. 1, pp. 1–11, 2023, doi: 10.3390/s23010395.
[12] M. M. Ahmed, E. E. Hassanien, and A. E. Hassanien, “A smart IoT-based monitoring system in poultry farms using chicken behavioural analysis,” Internet of Things (Netherlands), vol. 25, no. November 2023, p. 101010, 2024, doi: 10.1016/j.iot.2023.101010.
[13] D. S. Danuatmaja and U. Widyatama, “Penerapan Metode Waterfall ( Versi Sommerville ) dalam Pengembangan Sistem Informasi Berbasis Komputer,” no. September, 2025.
[14] I. Sommerville, Software engineering (10th edition). 2016.
[15] G. W. Sasmito, “Penerapan Metode Waterfall Pada Desain Sistem Informasi Geografis Industri Kabupaten Tegal,” J. Inform. Pengemb. IT, vol. 2, no. 1, 2017.
[16] H. Hambali, “Sistem Pemberian Pakan Ikan Otomatis Berbasis IOT,” vol. 1, no. 2, 2024.
[17] T. S. Jaya, “Pengujian Aplikasi Dengan Metode Blackbox Testing Boundary Value Analysis (Studi Kasus: Kantor Digital Politeknik Negeri Lampung),” J. Inform. J. Pengemb. IT, vol. 3, no. 2, pp. 45–48, 2018.
[18] et al. Yun, Y., “IoT-Based Agricultural Technologies in Developing Countries: Improving Productivity and Efficiency for Smallholder Farmers.,” Comput. Electron. Agric., no. 174, p. 105481, 2020.
[19] Z. Ariyandi, “Design of an Internet of Things ( IoT ) -Based Fish Feeder System Using an Android Application,” vol. 9, no. 4, 2025.













