Sistem Pakar Diagnosis Dini Penyakit Stunting pada Balita Menggunakan Metode Certainty Factor

  • Jeanet Damariska Simatauw Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Patmawati Hasan Universitas Sepuluh Nopember Papua
  • Nourman S. Irjanto Universitas Sepuluh Nopember Papua
Keywords: Sistem Pakar, Certainty Factor, Stunting, Balita

Abstract

Tingginya prevalensi stunting pada balita di Indonesia menjadi isu serius yang perlu ditangani secara dini, mengingat dampaknya terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar berbasis web yang dapat membantu proses diagnosis awal stunting dengan memanfaatkan metode Certainty Factor (CF). Metode ini digunakan untuk mengukur tingkat keyakinan terhadap diagnosis berdasarkan kombinasi gejala yang diamati dan pengetahuan pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan tingkat akurasi diagnosis sebesar 80% berdasarkan simulasi input gejala, meskipun belum dijelaskan secara rinci dalam naskah utama terkait proses validasi dan uji evaluasi sistem tersebut. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah memberikan alternatif solusi berbasis teknologi informasi untuk mendeteksi gejala stunting secara dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang. Keterbatasan dari penelitian ini terletak pada cakupan gejala yang masih terbatas dan kurangnya uji validitas sistem di lapangan, sehingga hasil yang diperoleh belum dapat digeneralisasi secara luas. Penelitian ini membuka peluang pengembangan sistem pakar yang lebih komprehensif dan teruji secara klinis pada tahap selanjutnya.

References

S. Informasi et al., “Sistem Pakar Diagnosa Stunting Balita Menggunaka Certainty Factor,” vol. 4, no. 1, pp. 1–11, 2024.

D. Destiani, S. Fatimah, Y. Septiana, and G. Ramadhan, “Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Stunting Berbasis Web Menggunakan Metode Certainty Factor,” pp. 547–557, 2021.

J. Informasi, D. P. Anggraeni, and H. Syafrullah, “Sistem Pakar Diagnosa Gejala Malnutrisi pada Balita Menggunakan Metode Certainty Factor,” vol. 5, no. 4, pp. 10–11, 2023, doi: 10.60083/jidt.v5i4.419.

E. Darnila, M. S. Ritonga, and C. S. Salsabila, “Sistem Pakar Diagnosa Gejala Kondisi Malnutrisi pada Balita di RSU Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara,” vol. 6, no. 2, pp. 198–202, 2021.

J. Jtik, J. Teknologi, A. N. Chafidin, and A. Triayudi, “Sistem Pendeteksi Gejala Stunting pada Anak dengan Metode Certainty factor Berbasis Website,” vol. 6, no. 3, 2022.

B. D. Putra, N. Yona, and S. Munti, “Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Stunting Pada Anak Dengan Metode Forward Chaining,” vol. 1, no. 1, pp. 6–15, 2022.

A. Efiyanti, U. K. Nisa, H. Hindarto, M. Indrawati, and A. S. Wulandari, “Deteksi Dini Penyakit Kekurangan Gizi ( Stunting ) Berbasis Web Menggunakan Metode Certainty Factor,” vol. 21, no. 2, pp. 91–105, 2024, doi: 10.30595/sainteks.v21i2.23845.

F. Bimantoro, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Mata Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Android,” vol. 1, no. 1, pp. 1–10, 2017.

I. P. Selziana, Y. P. Yuda, P. Studi, and T. Informatika, “RANCANG BANGUN SISTEM DIAGNOSA PENYAKIT,” pp. 198–209, 2023.

P. Hasan, E. W. Sholeha, and Y. N. Tetik, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kolesterol dan Asam Urat Menggunakan Metode Certainty Factor Charesterol and Uric Acid Disease Expert System Using Certainty Factor Method,” vol. 9, no. 1, pp. 47–58, 2019.

R. N. Bugis, F. T. Industri, and C. Factor, “SISTEM PAKAR DIAGNOSIS HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN KELAPA MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR,” vol. 3, no. 1, pp. 284–289, 2019.

D. U. Utami, B. Nugroho, and A. M. Rizki, “Sistem pakar diagnosis penyakit gizi pada balita dengan menggunakan metode Dempster Shafer,” Modem J. Inform. dan Sains Teknol., vol. 2, no. 3, pp. 124–133, 2024.

F. Wajidi, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Stunting pada Balita menggunakan Metode Forward Chaining,” vol. 6, no. 2, pp. 401–407, 2021.

S. Pakar, D. Gizi, B. Pada, B. Mobile, M. Metode, and C. Factor, “CERTAINTY FACTOR,” 2023.

E. Avershina et al., “AMR-Diag: Neural network based genotype-to-phenotype prediction of resistance towards β-lactams in Escherichia coli and Klebsiella pneumoniae,” Comput. Struct. Biotechnol. J., vol. 19, pp. 1896–1906, 2021, doi: 10.1016/j.csbj.2021.03.027.

F. A. Sany, “Penerapan Sistem Pakar untuk Deteksi Stunting,” J. Ilm. Ecosyst., vol. 23, no. 3, pp. 602–609, 2023, doi: 10.35965/eco.v23i3.3774.

D. D. S. Fatimah, Y. Septiana, and G. Ramadhan, “Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Stunting Berbasis Web Menggunakan Metode Certainty Factor,” J. Algoritm., vol. 19, no. 2, pp. 547–557, 2022, doi: 10.33364/algoritma/v.19-2.1144.

D. P. Anggraeni and H. Syafrullah, “Sistem Pakar Diagnosa Gejala Malnutrisi pada Balita Menggunakan Metode Certainty Factor,” J. Inf. dan Teknol., vol. 5, no. 4, pp. 67–72, 2023, doi: 10.60083/jidt.v5i4.419.

A. M. Efendi, T. K. Ahsyar, M. Afdal, F. N. Salisah, and S. Syaifullah, “Sistem Pakar Diagnosa Gizi Buruk Pada Balita Berbasis Mobile Menggunakan Metode Certainty Factor,” J. Sist. Komput. dan Inform., vol. 4, no. 4, p. 683, 2023, doi: 10.30865/json.v4i4.6307.

I. P. Selziana and Y. P. Yuda, “Rancang Bangun Sistem Diagnosa Penyakit Degeneratif Pada Lansia Menggunakan Metode Certainty Factor,” in Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SENATIK), 2024, pp. 198–209.

Published
2025-10-26
How to Cite
Simatauw, J. D., Hasan, P., & Irjanto, N. S. (2025). Sistem Pakar Diagnosis Dini Penyakit Stunting pada Balita Menggunakan Metode Certainty Factor. Jurnal Tekno Kompak, 20(1), 167 - 180. https://doi.org/10.33365/jtk.v20i1.555
Section
Articles