https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/issue/feed Jurnal Tekno Kompak 2025-12-30T17:21:38+07:00 Zaenal Abidin zabin@teknokrat.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Tekno Kompak is an open access and periodical journal dedicated to publishing the results of studies and original research in the field of Information Systems and Computer Accounting. This journal aims to expand and create innovative concepts, theories, paradigms, perspectives, and methodologies in its disciplines.</p> <p>The articles published in Jurnal Tekno Kompak can be the result of conceptual thinking, ideas, innovation, creativity, best practices, book reviews, and original research results. It is published biannually every February and August.</p> <p>Jurnal Tekno Kompak has P-ISSN: 1412-9663 and E-ISSN: 2656-3525 and is a SINTA 4 accredited scientific journal.</p> https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/471 Perbandingan Algoritma Support Vector Machine dan Long Short-Term Memory untuk Klasifikasi Sentimen Aplikasi K24KLIK 2025-10-04T14:57:05+07:00 Bianca Mohacindy biancamohacindy063@gmail.com Novita Rahmayuna novita.rahmayuna@binus.ac.id Nur Wakhidah ida@usm.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital dalam sektor kesehatan telah mendorong hadirnya layanan farmasi berbasis aplikasi, salah satunya K24Klik. Aplikasi ini menyediakan pemesanan obat, konsultasi daring dengan apoteker, dan akses informasi kesehatan. Ulasan pengguna menjadi sumber penting untuk mengevaluasi kualitas layanan dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini membandingkan performa algoritma klasifikasi sentimen <em>Support Vector Machine (SVM)</em> maupun <em>Long Short-Term Memory (LSTM)</em> terhadap 1.000 ulasan pengguna K24Klik dari web scraping dari Google Play Store. Data diolah melalui tahapan <em>cleansing, case folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming,</em> lalu diberi label sentimen positif, negatif, dan netral menggunakan model <em>Transformer.</em> Eksperimen dilakukan pada tiga rasio data latih-uji (80:20, 70:30, 60:40) untuk memeriksa konsistensi model. Hasil menunjukkan <em>SVM </em>memperoleh <em>F1-score</em> tertinggi 0.88 pada kelas positif dan negatif, sedangkan <em>LSTM</em> mencapai akurasi 0.84 dengan performa lebih merata termasuk pada kelas netral. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemilihan algoritma sesuai karakteristik data; <em>SVM</em> unggul pada data seimbang dan terstruktur, sementara <em>LSTM</em> efektif untuk data tidak seimbang dan konteks teks kompleks. Kontribusi utama studi ini adalah penerapan pelabelan otomatis berbasis <em>Transformer </em>yang terbukti akurat untuk membangun sistem analisis sentimen real-time di layanan farmasi digital<em>.</em></p> 2025-10-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/472 Performance Evaluation Web Scraping BeautifulSoup and Lxml in the ConvexView Application 2025-10-04T15:29:56+07:00 Achmad Ulul Azmi Wafiqi azmiwafiqi2@gmail.com Mochamad Taufiqurrochman Abdul Aziz Zein zein@unugha.id Tri Anggoro trianggoro1103@unugha.id <p>Weather is a crucial factor in human life, especially in agriculture, shipping, and other activities. One of the main indicators of extreme weather conditions is convective clouds, which are clouds formed by warm air convection and have the potential to cause heavy rain, lightning, and strong winds. Monitoring convective clouds can currently be done using Himawari-9 satellite imagery, which provides infrared imagery data to detect the presence of clouds based on their peak temperature. However, this data is still raw and difficult for the general public to interpret. To address this issue, this study aims to design and develop a web-based ConvexView application capable of automatically visualizing Himawari-9 satellite imagery, specifically for the Cilacap region. This study also compares two Web Scraping techniques, BeautifulSoup and lxml, to determine the most optimal data extraction technique. The programming language used is Python, with FastAPI support for the backend and React JS for the frontend. The development method used is Prototyping, as it allows development to be carried out in stages and involves users in the design process. This application is designed so that users can view real-time visualizations of convective clouds and download the images. It is hoped that the results of this research will not only contribute in the form of a web-based application, but also serve as a reference for the development of satellite image-based meteorological applications in the future.</p> 2025-10-04T15:29:56+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/839 Integrasi SWOT dan AHP dalam Strategi Pendidikan Dasar untuk Menekan Putus Sekolah 2025-10-04T16:01:06+07:00 Nur Hidayah dayahstym@gmail.com Novia Elma Hidayah elmahidayah05@gmail.com Prind Triajeng Pungkasanti prind@usm.ac.id <p>Tingginya tingkat putus sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD) tetap menjadi tantangan serius dalam sistem pendidikan Indonesia, dengan pengaruh besar terhadap pengembangan sumber daya manusia dan pemerataan akses pendidikan. Studi ini bertujuan untuk menciptakan strategi prioritas yang terukur dan efisien guna menurunkan tingkat putus sekolah melalui penggabungan metodologis antara analisis SWOT (Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman) dan AHP (Proses Hirarki Analitis). Sumber data penelitian berasal dari Portal Satu Data Indonesia, yang menyajikan statistik pendidikan terbaru dari berbagai provinsi, dengan penekanan pada faktor-faktor yang mengakibatkan putus sekolah. Metode AHP digunakan untuk menetapkan bobot prioritas melalui perbandingan berpasangan di antara faktor-faktor, sedangkan konsistensi diuji dengan menggunakan Consistency Ratio (CR) untuk memastikan keandalan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal memainkan peran utama, dengan kekuatan (Strengths) berada di urutan teratas (46,6%), terutama terkait dengan optimalisasi program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan kebijakan pendidikan wajib 12 tahun. Kelemahan (Weaknesses) diikuti dengan bobot 27,7%, yang meliputi permasalahan rendahnya pendapatan keluarga dan ketidakmerataan distribusi guru. Sementara itu, peluang (Opportunities) dan ancaman (Threats) mendapatkan bobot masing-masing 16,1% dan 9,6%, yang menunjukkan pentingnya kerja sama dengan LSM serta penanganan dampak bencana alam dan konflik sosial. Nilai CR yang mencapai 0,0115 memastikan konsistensi serta keandalan dari hasil analisis. Implikasi dari penelitian ini tidak hanya menyediakan dasar empiris untuk merumuskan kebijakan pendidikan, tetapi juga menyajikan kerangka kerja strategis yang dapat disesuaikan oleh pemangku kepentingan dalam merancang intervensi yang lebih terarah, berkelanjutan, dan responsif terhadap kondisi nyata di lapangan.</p> 2025-10-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/474 Prediksi Harga Saham Syariah Menggunakan Metode Deep Learning GRU dan LSTM 2025-10-04T16:20:56+07:00 Rifki Hidayat 210101035@mhs.udb.ac.id Nurmalitasari nurmalitasari@udb.ac.id Ridwan Dwi Irawan ridwan_dwiirawan@udb.ac.id <p>Saham syariah merupakan saham yang memiliki peraturan khusus mengacu pada prinsip-prinsip syariah dalam hukum islam. Harga saham syariah termasuk bersifat fluktuatif yang menimbulkan tantangan bagi investor dalam menentukan keputusan investasi yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi harga penutupan saham syariah menggunakan dua model yaitu GRU dan LSTM, serta membandingkan performa keduanya. Data yang digunakan berasal dari dua emiten saham syariah ASII dan ADRO selama lima tahun terakhir. Pengembangan model prediksi penelitian ini mengikuti tahapan metode CRISP-DM, CRISP-DM akan memproses data dan membuat model melalui langkah yang terstruktur mulai dari tahapan business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation, hingga deployment. Menurut hasil pengujian, model Gated Recurrent Unit mempunyai performa terbaik dengan nilai RMSE 80.411 dan MAPE 1.329 untuk ASII, serta RMSE 93.133 dan MAPE 2.409 untuk ADRO, sedangkan performa model Long Short-Term Memory masih dibawah model GRU dengan nilai RMSE 86.165 dan MAPE 1.501 untuk ASII, serta RMSE 105.281 dan MAPE 3.563 untuk ADRO. Hasil prediksi yang cukup akurat menunjukkan potensi pemanfaatan deep learning dalam meningkatkan akurasi prediksi harga saham syariah, sekaligus membantu investor membuat keputusan yang lebih objektif dan keputusan investasi yang tepat.</p> 2025-10-04T16:19:42+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/586 Klasifikasi Sentimen Ulasan Pengguna Aplikasi Layanan Publik Google Play Store Menggunakan NLP dan ML 2025-10-04T16:44:47+07:00 Dwi Shafira Akbar Rizki shafiraakbarizkii@gmail.com Muhammad Syaiful Khabib khabibsyaiful0@gmail.com Novita Rahmayuna novita.rahmayuna@binus.ac.id Victor Gayuh Utomo victor@usm.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam penyediaan layanan publik di Indonesia. Peningkatan pemanfaatan aplikasi digital menuntut adanya evaluasi berbasis data guna memahami tingkat kepuasan masyarakat sekaligus menilai persepsi mereka terhadap kualitas layanan. Evaluasi ini penting tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga untuk memastikan bahwa manfaat layanan benar-benar dirasakan oleh para pengguna. Salah satu pendekatan yang relevan untuk melakukan penilaian tersebut adalah analisis sentimen dengan memanfaatkan metode Natural Language Processing (NLP) melalui ulasan pengguna yang tersedia pada platform distribusi aplikasi seperti Google Play Store. Penelitian ini bertujuan menerapkan serta membandingkan kinerja tiga algoritma klasifikasi teks, yakni Naïve Bayes, Support Vector Machine (SVM), dan Random Forest, dalam menganalisis sentimen terhadap aplikasi layanan publik MyICON+, yang dikembangkan oleh PT Indonesia Comnets Plus (ICON+), anak perusahaan dari PT PLN (Persero). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan desain komparatif. Data penelitian berupa 2.000 ulasan berbahasa Indonesia yang dikumpulkan menggunakan teknik web scraping. Data kemudian diproses melalui tahapan prapemrosesan teks yang meliputi <em>case folding</em>, <em>tokenisasi</em>, penghapusan <em>stopword</em>, dan <em>stemming</em> menggunakan pustaka Sastrawi. Representasi fitur diperoleh melalui metode Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF), dengan data yang diberi label sentimen positif dan negatif. Dataset dibagi menjadi 80% untuk pelatihan dan 20% untuk pengujian. Evaluasi dilakukan dengan metrik akurasi, precision, recall, F1-score, dan confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma SVM memberikan performa terbaik dengan akurasi 97% dan macro F1-score 0,87. Algoritma Random Forest berada pada posisi kedua dengan akurasi 95% dan macro F1-score 0,80, sedangkan Naïve Bayes memperoleh akurasi 92% dan macro F1-score 0,51. Selain unggul dalam akurasi, SVM juga lebih stabil dalam mendeteksi sentimen minoritas seperti ulasan positif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa SVM merupakan metode yang paling efektif dalam klasifikasi opini berbasis teks pada konteks layanan publik digital. Hasil studi diharapkan berkontribusi dalam pengembangan sistem analitik opini publik otomatis dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih adaptif untuk peningkatan layanan digital pemerintah.</p> 2025-10-04T16:44:47+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/745 Analisis Kinerja Mikroservis dan Monolitik Menggunakan K6 pada Sistem Booking Tutor 2025-10-04T17:15:49+07:00 M Dheo Fuady fuadydheo@gmail.com Nandang Sutisna nandang.sutisna@gmail.com <p>Pertumbuhan pesat platform pendidikan digital, khususnya sistem <em>booking tutor</em>, menuntut arsitektur perangkat lunak yang skabel, andal, dan responsif. Arsitektur monolitik tradisional seringkali menghadapi kendala dalam skalabilitas dan pemeliharaan seiring dengan meningkatnya beban pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan secara kuantitatif kinerja antara arsitektur mikroservis dan monolitik dalam konteks sistem booking tutor bahasa Jepang. Untuk mencapai tujuan ini, dua versi sistem identik diimplementasikan: satu menggunakan arsitektur monolitik dan satu lagi dengan arsitektur mikroservis berbasis <em>event-driven</em>. Kinerja kedua arsitektur dievaluasi secara ketat menggunakan <em>tool load testing</em> K6 pada beban 500 pengguna virtual. Metrik kinerja utama yang diukur meliputi waktu respons dan tingkat kesalahan. Hasil pengujian menunjukkan keunggulan kinerja yang signifikan pada arsitektur mikroservis. Pada operasi kritis seperti pembuatan pembayaran, arsitektur mikroservis mampu mempertahankan waktu respons 399 ms. Sebaliknya, arsitektur monolitik mengalami kegagalan fungsional dengan waktu respons pada endpoint yang sama mencapai 170 detik. Lebih lanjut, arsitektur monolitik menunjukkan ketidakstabilan sistem yang signifikan, dengan tingkat kegagalan puncak mencapai 0.81/s, jauh lebih tinggi dibandingkan tingkat kegagalan tertinggi pada mikroservis yang hanya 0.03/s. Studi ini menyimpulkan bahwa arsitektur mikroservis menawarkan keunggulan kinerja, skalabilitas, dan ketahanan yang jelas dibandingkan arsitektur monolitik untuk aplikasi <em>booking tutor</em>. Temuan ini memberikan bukti empiris yang kuat bagi para pengembang dan arsitek sistem dalam memilih fondasi arsitektur yang tepat untuk membangun aplikasi yang tangguh dan siap menghadapi pertumbuhan di masa depan.</p> 2025-10-04T17:15:49+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/780 Klasifikasi Citra Daun Kelapa Sawit Menggunakan Metode KNN dan Naive Bayes 2025-10-04T20:09:37+07:00 Syahrul Gunawan stasyahrul2025@gmail.com Nurahman nurahman@unda.ac.id Lukman Bachtiar lukman.bachtiar@gmail.com Depi Rusda depi.rusda@unda.ac.id <p>Kelapa sawit (<em>E</em><em>laeis guineensis</em>) merupakan komoditas strategis yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya sebagai penghasil minyak sawit mentah (<em>Crude</em><em> Palm Oil</em>) yang menjadi salah satu komoditas ekspor utama. Produktivitas kelapa sawit sering kali terancam oleh serangan hama daun seperti ulat api (<em>Se</em><em>tora nitens</em>), kutu daun (<em>Aphi</em><em>s gossypii</em>), tungau merah (<em>Oli</em><em>gonychus sp</em>.), dan <em>Valanga ni</em><em>gricornis</em>, serta beberapa penyakit seperti <em>Bli</em><em>ght</em>, <em>Chlorosi</em><em>s</em>, <em>Cri</em><em>nkled Leaf</em>, dan <em>Orange</em><em> Spotting</em> . Serangan tersebut dapat mengakibatkan penurunan hasil panen yang signifikan, sehingga deteksi dan identifikasi dini menjadi sangat penting. Metode identifikasi manual di lapangan memiliki keterbatasan dalam hal kecepatan, akurasi, dan konsistensi, sehingga dibutuhkan teknologi yang mampu melakukan klasifikasi secara otomatis. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja algoritma <em>K-Ne</em><em>arest Neighbor</em> (KNN) dan <em>Nai</em><em>ve Bayes</em> dalam mengklasifikasikan hama dan penyakit pada daun kelapa sawit menggunakan pengolahan citra digital. Dataset yang digunakan terdiri dari 3.600 citra beresolusi 800×800 piksel, terbagi dalam sembilan kelas yang mencakup empat jenis penyakit, empat jenis hama, dan satu kelas daun sehat. Tahapan penelitian meliputi praproses citra berupa konversi format, <em>re</em><em>size,</em>&nbsp;<em>crop</em>, dan penamaan ulang file. Ekstraksi fitur dilakukan melalui analisis warna (nilai rata-rata dan <em>standar de</em><em>viasi kanal </em>RGB) dan analisis tekstur menggunakan <em>me</em><em>tode Gray Level Co-occurrence Matrix</em> (GLCM) dengan parameter <em>contrast</em>, <em>e</em><em>nergy</em>, <em>homoge</em><em>neity</em>, dan <em>e</em><em>ntropy</em>. Data dibagi menjadi 70% untuk pelatihan dan 30% untuk pengujian, kemudian dilakukan klasifikasi menggunakan KNN dan <em>Nai</em><em>ve Bayes</em>. Evaluasi kinerja model dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, <em>re</em><em>call</em>, <em>dan F1-score</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KNN memiliki kinerja lebih unggul dibandingkan <em>Nai</em><em>ve Bayes</em>. KNN mencapai akurasi 71% dengan presisi dan <em>re</em><em>call</em> yang relatif seimbang pada seluruh kelas, sedangkan <em>Nai</em><em>ve Bayes</em> hanya mencapai akurasi 42% dan cenderung tidak seimbang pada beberapa kelas. Temuan ini menunjukkan bahwa KNN lebih sesuai digunakan pada klasifikasi hama daun kelapa sawit berbasis pengolahan citra untuk dataset berukuran sedang dengan variasi tekstur dan warna yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan KNN dalam sistem deteksi hama otomatis berbasis perangkat bergerak atau <em>I</em><em>nternet of Things</em> (IoT) guna membantu petani dan pengelola perkebunan dalam identifikasi cepat dan akurat, sehingga dapat mengurangi kerugian dan mendukung penerapan pertanian presisi di Indonesia.</p> 2025-10-04T17:54:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/491 Sistem Pakar Diagnosis Awal Penyakit HIV Menggunakan Metode Forward Chaining (Studi Kasus: Kota Jayapura) 2025-10-06T00:10:25+07:00 Zarus Grahan Imanuel Kawulur kawulurseroan@gmail.com Heru Sutejo heru.sutejo03@gmail.com Tengadi Boney Bun boney.bun@usn-papua.ac.id <p>Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung efisiensi pengolahan data dan pengambilan keputusan, termasuk di bidang kesehatan. Salah satu implementasi teknologi yang memiliki peran penting dalam dunia medis adalah sistem pakar, yaitu sistem berbasis komputer yang dirancang untuk meniru kemampuan dan pemikiran seorang pakar dalam menganalisis dan memberikan solusi terhadap suatu permasalahan tertentu. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pakar berbasis metode <em>forward chaining</em> untuk membantu proses diagnosis <em>awal HIV (Human Immunodeficiency Virus)</em> di Kota Jayapura, Provinsi Papua. Kota Jayapura menghadapi berbagai tantangan dalam hal diagnosis <em>HIV</em>, seperti terbatasnya jumlah tenaga medis, keterbatasan waktu layanan, serta gejala <em>HIV</em> yang tidak spesifik dan sulit dikenali secara dini. Selain itu, tingginya angka kasus <em>HIV</em> yang mencapai 3.206 pada tahun 2023 turut menambah beban kerja fasilitas kesehatan setempat. Faktor-faktor risiko utama yang dijadikan dasar dalam diagnosis sistem ini meliputi riwayat keluarga dengan <em>HIV/AIDS</em>, penggunaan narkotika dan zat adiktif (NAPZA), perilaku seksual berisiko seperti berganti-ganti pasangan, penggunaan alat tidak steril untuk tato, tindik, atau suntikan, serta hubungan seksual dengan pasangan yang telah terinfeksi. Sistem pakar yang dikembangkan menggunakan metode <em>forward chaining</em>, sebuah metode penalaran dari bawah ke atas yang dimulai dari fakta-fakta dasar (gejala) menuju kesimpulan akhir (diagnosa), berdasarkan aturan yang tersimpan dalam basis pengetahuan. Pengembangan sistem dilakukan dengan pendekatan <em>Rational Unified Process (RUP),</em> yang mencakup empat tahapan utama yaitu <em>Inception, Elaboration, Construction, dan Transition</em>. Penelitian ini saat ini berada pada tahap <em>Construction</em>, yang berfokus pada implementasi kode program, integrasi antar modul, serta pengujian fungsional menggunakan metode <em>Blackbox</em>. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem telah berjalan sesuai dengan fungsinya, dari proses login hingga pemberian diagnosa berdasarkan gejala yang dimasukkan. Selain itu, pengujian akurasi yang dilakukan terhadap 15 data uji menghasilkan tingkat akurasi sebesar 100%, di mana semua hasil diagnosa yang diberikan sistem sesuai dengan keputusan pakar. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem pakar yang dikembangkan tidak hanya berfungsi dengan baik dari sisi fungsionalitas, tetapi juga mampu memberikan hasil diagnosis yang akurat. Selain membantu tenaga medis dalam memberikan diagnosis awal secara cepat dan efisien, sistem ini juga berfungsi sebagai alat edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai gejala <em>HIV</em>. Namun demikian, ruang lingkup sistem ini terbatas pada diagnosis awal dan belum mencakup verifikasi melalui laboratorium maupun penanganan medis lanjutan. Akurasi diagnosis juga sangat bergantung pada kelengkapan dan keakuratan data gejala yang dimasukkan.</p> 2025-10-06T00:05:31+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/580 The Sistem Penjadwalan Matakuliah Menggunakan Metode Pewarnaan Graph Pada PRODI TI USN Papua 2025-10-06T00:38:17+07:00 Fadil Rahman fadilrahman0320@gmail.com Tengadi Boney Bun boney.bun@gmail.com Emy L Tatuhey emytatuhey@gmail.com <p>Kemajuan teknologi informasi mendorong kebutuhan akan sistem yang cerdas dan efisien dalam menunjang operasional akademik di perguruan tinggi. Salah satu aktivitas penting adalah penjadwalan mata kuliah, yang di Program Studi Teknik Informatika Universitas Sepuluh Nopember Papua masih dilakukan secara manual. Pendekatan ini seringkali menimbulkan konflik jadwal antar mata kuliah, dosen, dan ruangan, serta tidak efisien dalam alokasi waktu dan sumber daya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penjadwalan mata kuliah berbasis web menggunakan metode pewarnaan graf dan algoritma Welch–Powell. Metode pewarnaan graf memodelkan mata kuliah sebagai simpul dan potensi konflik sebagai sisi graf, sedangkan algoritma Welch–Powell digunakan untuk mengalokasikan slot waktu secara optimal dengan memprioritaskan simpul berderajat tinggi. Sistem dikembangkan menggunakan metodologi Rapid Application Development (RAD), yang meliputi tahap perencanaan kebutuhan, perancangan prototipe, pengembangan sistem, serta pengujian dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu menyederhanakan proses penjadwalan secara signifikan dan mengurangi potensi konflik antar elemen penjadwalan. Sistem juga menyediakan fitur inisialisasi jadwal otomatis dan fleksibilitas bagi operator untuk melakukan penyesuaian ulang jadwal sesuai kebutuhan.</p> 2025-10-06T00:34:51+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/602 Perancangan dan Pengembangan Infrastruktur Continuous Integration / Continuos Deployment Menggunakan Jenkins dan Docker 2025-10-06T01:29:18+07:00 Wahyu Kusuma Bakti kahyuwesuma@gmail.com Hario Jati Setyadi hario.setyadi@unmul.ac.id Muhammad Labib Jundillah 3muhammadjundillah@ft.unmul.ac.id <p><em>Software Development Life Cycle</em> merupakan proses yang mencakup berbagai tahapan dalam pengembangan perangkat lunak, termasuk perencanaan, pengembangan, pengujian, dan perilisan. Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan otomatisasi pada tahap pengujian serta pengiriman perangkat lunak, penelitian ini mengimplementasikan infrastruktur <em>Continuous</em> <em>Integration</em> / <em>Continuous</em> <em>Deployment</em> (CI/CD) menggunakan Jenkins dan Docker pada proyek berbasis Laravel. Metode yang digunakan adalah melibatkan perancangan <em>pipeline</em> otomatis, eksekusi <em>build</em>, pengujian, dan <em>deployment</em>, serta evaluasi performa infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CI/CD mampu meningkatkan kecepatan pengembangan dan durasi <em>pipeline</em> kurang dari 10 menit. Selain itu, penggunaan Jenkins sebagai server CI/CD dan Docker sebagai lingkungan isolasi berhasil mengurangi inkonsistensi antara pengembangan, <em>staging</em>, dan produksi, memungkinkan <em>deployment</em> yang lebih andal dan minim kesalahan manusia. Namun, keterbatasan dalam pengujian unit dan <em>staging</em> masih menjadi tantangan dalam implementasi ini, sehingga diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk memastikan validasi yang lebih menyeluruh sebelum aplikasi diterapkan di lingkungan produksi.</p> 2025-10-06T01:27:06+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/669 Sistem Pendukung Keputusan dalam Menentukan Cabang Usaha Tonik Markisa dengan Metode SAW di Kuningan 2025-10-06T06:43:19+07:00 Muhsin muhsin@uniku.ac.id Nunu Nugraha nunu.nugraha@uniku.ac.id Maulana Ikhwansyah 20190910070@student.uniku.ac.id <p>Pemilihan lokasi cabang usaha baru merupakan keputusan strategis yang sering menghadapi kendala subjektivitas dan keterbatasan analisis kuantitatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk membantu perusahaan menentukan lokasi secara objektif dan terukur. Lima kriteria utama digunakan, yaitu harga, keamanan, keramaian, lokasi, dan luas tempat usaha, masing-masing dengan bobot berdasarkan tingkat kepentingannya. Sistem memproses data alternatif dan menghasilkan perangkingan, di mana lokasi A memperoleh nilai tertinggi (0,86), diikuti lokasi B (0,78) dan lokasi C (0,74), sehingga lokasi A direkomendasikan sebagai pilihan utama. Pengujian menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna, dengan tingkat akurasi dan keandalan yang baik. Fitur cetak laporan mendukung dokumentasi dan komunikasi hasil analisis. Implementasi sistem ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengambilan keputusan strategis dalam ekspansi usaha.</p> 2025-10-06T06:43:18+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/637 Analisis Kualitas SDM Kota Semarang Berdasarkan Pendidikan: Pemetaan Kecamatan dengan Metode ROC dan SAW 2025-10-06T09:06:05+07:00 Muhammad Syaiful Khabib khabibsyaiful0@gmail.com Dwi Shafira Akbar Rizki shafiraakbarizkii@gmail.com Prind Triajeng Pungkasanti prind@usm.ac.id <p>Kota Semarang memiliki 16 kecamatan dengan karakteristik demografis yang beragam, namun hingga saat ini belum tersedia sistem klasifikasi data yang mampu secara objektif dan terukur menggambarkan distribusi kualitas sumber daya manusia (SDM) antar wilayah administratif. Kualitas SDM menjadi fondasi utama dalam mendorong pembangunan wilayah, terutama di kawasan perkotaan yang kompleks secara sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kualitas SDM Kota Semarang berdasarkan jenjang pendidikan penduduk pada masing-masing kecamatan, guna memberikan gambaran menyeluruh mengenai potensi manusia di tiap wilayah. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data publik yang diperoleh dari situs resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang. Data mencakup 16 kecamatan dengan indikator jenjang pendidikan mulai dari kategori belum sekolah, tidak tamat SD, tamat SD, SLTP, SLTA, hingga jenjang perguruan tinggi (D3, S1, S2, dan S3). Penentuan bobot tiap jenjang pendidikan dilakukan menggunakan metode Rank Order Centroid (ROC) yang mempertimbangkan skala prioritas secara konsisten tanpa pembandingan berpasangan. Selanjutnya, skor akhir tiap kecamatan dihitung menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk memperoleh nilai agregat terstandarisasi. Hasil analisis menunjukkan adanya ketimpangan kualitas SDM antar wilayah; Kecamatan Tembalang (A10) meraih skor tertinggi sebesar 1,050, diikuti Banyumanik (A11) dan Semarang Barat (A13), yang umumnya memiliki jumlah penduduk berpendidikan tinggi lebih besar dibandingkan wilayah lain. Sementara itu, skor terendah tercatat di Kecamatan Tugu (A16) sebesar 0,095, Semarang Tengah (A1) dengan 0,224, dan Semarang Timur (A3) sebesar 0,232. Ketimpangan ini menegaskan perlunya perhatian dari pembuat kebijakan untuk menyusun strategi penguatan SDM secara lebih merata dan berbasis data. Kombinasi metode ROC dan SAW terbukti efektif dalam menghasilkan klasifikasi wilayah berbasis multikriteria yang objektif, efisien, dan dapat direplikasi dalam konteks kebijakan pendidikan maupun pembangunan daerah. Temuan ini dapat dijadikan dasar untuk merumuskan intervensi yang lebih tepat sasaran, seperti pembangunan infrastruktur pendidikan tambahan, penyebaran beasiswa lokal, pelatihan vokasi, serta program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Namun demikian, keterbatasan studi ini terletak pada belum diperhitungkannya variabel non-pendidikan seperti tingkat pengangguran, garis kemiskinan, dan partisipasi pelatihan non-formal. Oleh karena itu, studi lanjutan disarankan untuk mengintegrasikan indikator sosial-ekonomi lainnya guna memperoleh pemetaan kualitas SDM yang lebih komprehensif. Selain itu, penerapan Geographic Information System (GIS) dapat memperkaya visualisasi spasial dan meningkatkan pemahaman hasil analisis secara lebih interaktif dan aplikatif bagi para pengambil kebijakan.</p> 2025-10-06T09:03:47+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/592 Analisis Sentimen Keberhasilan Aplikasi Meet You Dalam Memprediksi Siklus Menstruasi Menggunakan Metode Naive Bayes 2025-10-07T00:40:52+07:00 Novia Elma Hidayah elmahidayah05@gmail.com Nur Hidayah Setia Ningrum dayahstym@gmail.com Novita Rahmayuna novita.rahmayuna@binus.ac.id Nutriana Hidayati anna@usm.ac.id <p>Aplikasi pemantau siklus menstruasi semakin banyak diminati di zaman digitalisasi kesehatan reproduksi. Aplikasi <em>MeetYou</em>&nbsp;merupakan salah satu aplikasi yang sering digunakan untuk meramalkan siklus menstruasi. Namun, masih sedikit penelitian yang mengevaluasi efektivitas aplikasi itu berdasarkan perasaan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari&nbsp;respon pengguna mengenai efektivitas aplikasi <em>MeetYo</em>u dalam memperkirakan siklus menstruasi dengan memanfaatkan algoritma <em>Naive Bayes</em>. Data penelitian dikumpulkan melalui <em>web scraping</em> dari ulasan pengguna aplikasi <em>MeetYou</em> di <em>Google Play Store</em>&nbsp;yang diperoleh dari 26 April 2024 sampai 17 Mei 2025 sejumlah 1000 data. Metode penelitian mencakup langkah-langkah pengumpulan data,&nbsp;pemilihan, pra-pemrosesan (pembersihan, pengubahan huruf besar kecil, tokenisasi, pemfilteran), <em>transformasi</em>, penambangan data menggunakan algoritma <em>Naive Bayes Multinomial</em>, dengan penilaian memakai <em>confusion matrix</em> untuk menilai akurasi, presisi, dan recall. Algoritma&nbsp;<em>Naive Bayes</em> dipilih karena kesederhanaan, efisiensi, dan kemampuannya yang unggul dalam mengklasifikasikan teks pada set data yang besar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa algoritma <em>Naive Bayes</em> berhasil dalam menganalisis sentimen dari ulasan pengguna aplikasi <em>MeetYou</em>&nbsp;dengan persentase ketepatan 80.67%. Data riset dibagi menjadi 80% data pelatihan dan 20% data pengujian, sehingga dapat memberikan&nbsp;masukan penting bagi pengembang untuk menambah kualitas layanan prediksi siklus menstruasi di waktu yang akan datang</p> 2025-10-07T00:38:05+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/555 Sistem Pakar Diagnosis Dini Penyakit Stunting pada Balita Menggunakan Metode Certainty Factor 2025-10-26T05:58:28+07:00 Jeanet Damariska Simatauw jeanetdamariska022@gmail.com Patmawati Hasan patmawatihasan@gmail.com Nourman S. Irjanto omanbm@gmail.com <p>Tingginya prevalensi stunting pada balita di Indonesia menjadi isu serius yang perlu ditangani secara dini, mengingat dampaknya terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar berbasis web yang dapat membantu proses diagnosis awal stunting dengan memanfaatkan metode <em>Certainty Factor</em> (CF). Metode ini digunakan untuk mengukur tingkat keyakinan terhadap diagnosis berdasarkan kombinasi gejala yang diamati dan pengetahuan pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan tingkat akurasi diagnosis sebesar 80% berdasarkan simulasi input gejala, meskipun belum dijelaskan secara rinci dalam naskah utama terkait proses validasi dan uji evaluasi sistem tersebut. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah memberikan alternatif solusi berbasis teknologi informasi untuk mendeteksi gejala stunting secara dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang. Keterbatasan dari penelitian ini terletak pada cakupan gejala yang masih terbatas dan kurangnya uji validitas sistem di lapangan, sehingga hasil yang diperoleh belum dapat digeneralisasi secara luas. Penelitian ini membuka peluang pengembangan sistem pakar yang lebih komprehensif dan teruji secara klinis pada tahap selanjutnya.</p> 2025-10-26T05:53:19+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/891 Evaluasi Multikriteria Daerah Pengembangan Budidaya Ikan Nila di Indonesia Menggunakan Metode MOORA–ROC 2025-11-01T03:28:14+07:00 Irfan Hanafi hanairfan28@gmail.com Rahmat Fajar Arianto ariantofajar18@gmail.com Agusta Praba Ristadi Pinem agusta.pinem@usm.ac.id <p>Budidaya ikan nila merupakan subsektor perikanan air tawar yang berperan penting dalam ketahanan pangan dan perekonomian nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, terdapat 68 perusahaan budidaya air tawar aktif di Indonesia dengan total produksi lebih dari 37 ribu ton dan nilai mencapai Rp2,40 triliun. Penelitian ini menerapkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode <em>MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis)</em> yang dikombinasikan dengan pembobotan ROC <em>(Rank Order Centroid)</em> untuk mengevaluasi tujuh provinsi utama: Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bali, dan Bangka Belitung. Lima kriteria digunakan, yaitu nilai produksi, volume produksi, luas lahan, tenaga kerja <em>(benefit)</em>, dan total pengeluaran <em>(cost),</em> dengan bobot tertinggi diberikan pada nilai produksi sebesar 0,457. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sumatera Utara memperoleh nilai preferensi tertinggi (Yi = 0,67955), diikuti oleh Bangka Belitung (Yi = 0,02958) dan Lampung (Yi = 0,00787), sedangkan Bali menempati peringkat terakhir (Yi = −0,01003). Uji Korelasi Rank Spearman menghasilkan koefisien 0,268, yang menandakan hubungan lemah antara hasil peringkat MOORA dan jumlah perusahaan budidaya. Temuan ini menegaskan bahwa jumlah perusahaan tidak selalu mencerminkan efisiensi kinerja, serta menunjukkan bahwa kombinasi metode MOORA–ROC efektif untuk mengevaluasi performa multikriteria secara sistematis dan objektif dalam pengambilan keputusan strategis pada sektor budidaya ikan nila di Indonesia.</p> 2025-11-01T03:20:41+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/739 Klasifikasi Ulasan Pengguna Aplikasi Magic Chess: Go Go Pada Play Store Menggunakan Metode Random Forest 2025-11-05T08:01:01+07:00 Muhamad Ikbal mikbal91@gmail.com Yuni Wibawanti yuniwib206@gmail.com Nurfidah Dwitiyanti nurfidah.pulungan@gmail.com <p>Pertumbuhan pesat aplikasi <em>mobile</em> telah mendorong peningkatan signifikan dalam interaksi pengguna melalui <em>platform</em> digital, salah satunya adalah Google Play Store. Ulasan pengguna pada platform ini menjadi sumber informasi penting yang dapat dimanfaatkan untuk memahami persepsi publik terhadap suatu aplikasi. Salah satu aplikasi yang populer di kalangan pengguna adalah Magic Chess: Go Go, permainan strategi otomatis yang merupakan bagian dari ekosistem Mobile Legends. Meskipun terdapat ribuan ulasan yang tersedia, karakteristik teks bebas dan jumlahnya yang besar menyulitkan proses analisis secara manual. Oleh karena itu, diperlukan metode otomatis untuk mengklasifikasikan ulasan tersebut ke dalam kategori sentimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengklasifikasikan ulasan pengguna aplikasi Magic Chess: Go Go yang diambil dari Google Play Store menggunakan algoritma <em>Random</em> <em>Forest</em>. Proses penelitian mencakup beberapa tahap, yaitu pengumpulan data ulasan melalui pustaka google-play-scraper, <em>data preprocessing</em> (<em>cleansing</em>, <em>case folding</em>, <em>tokenization</em>, <em>stopword</em> <em>removal</em>, dan <em>stemming</em>), pelabelan data menggunakan kamus opini, serta ekstraksi fitur menggunakan metode TF-IDF. Data yang digunakan dibatasi pada ulasan berbahasa Indonesia selama bulan Mei 2025. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa algoritma <em>Random</em> <em>Forest</em> mampu mengklasifikasikan sentimen dengan akurasi sebesar 96,33%, di mana ulasan positif mendominasi sebanyak 63,7% dan ulasan negatif sebesar 36,3%. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum, pengguna memberikan tanggapan yang cukup baik terhadap aplikasi tersebut. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan klasifikasi berbasis <em>Random</em> <em>Forest</em> dapat digunakan sebagai alat bantu yang efektif untuk mengekstrak opini pengguna dalam skala besar secara otomatis, sehingga dapat memberikan insight yang bernilai bagi pengembang aplikasi dalam pengambilan keputusan strategis ke depan.</p> 2025-11-05T07:56:16+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/671 Pengendalian Persediaan Kacang Kedelai Menggunakan Metode Heuristic Silver Meal (Studi Kasus: PT. XYZ) 2025-11-05T08:30:23+07:00 Maulana Ma'ruf Eka Yudha 12150212060@students.uin-suska.ac.id Fitriani Surayya Lubis fitriani.surayya.l@uin-suska.ac.id Muhammad Nur muhammad.nur@uin-suska.ac.id Muhammad Ihsan Hamdy m.ihsanhamdy@uin-suska.ac.id Tengku Nurainun t.ainun@uin-suska.ac.id <p>Dalam perkembangan industri bisnis, menciptakan persaingan yang tinggi antar perusahaan. Persaingan tersebut menimbulkan adanya kompetisi harga jual produk terhadap konsumen, sehingga mempengaruhi permintaan terhadap produk. PT. XYZ merupakan perusahaan di Pekanbaru yang menjual kacang kedelai. Perusahaan ini menghadapi permasalahan utama yaitu permintaan yang fluktuatif. Permintaan yang fluktuatif ini, mengharuskan mereka untuk melakukan pemesanan setiap minggu. Hal ini menyebabkan tingginya frekuensi pemesanan kacang kedelai dalam setahun. Pemesanan kacang kedelai setiap minggu, berdampak pada biaya persediaan yang besar dan risiko terjadinya <em>overstock</em>. Permintaan kacang kedelai yang bersifat fluktuatif, memerlukan kebijakan yang baik dalam menentukan pengadaan barang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi pengendalian persediaan kacang kedelai yang optimal melalui penerapan metode <em>Heuristic Silver Meal</em>. Metode ini dapat membantu dalam menjadwalkan pemesanan dan jumlahnya dengan berdasarkan pada pemesanan periode pertama yang memiliki total biaya yang terkecil. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, perencanaan permintaan menggunakan metode <em>Weighted Moving Average</em> dan <em>Exponential Smoothing</em>, kemudian menentukan metode peramalan terbaik berdasarkan nilai <em>error </em>terkecil (MAPE). Hasil peramalan kemudian digunakan sebagai dasar dalam perhitungan <em>lot</em> pemesanan dengan metode <em>Heuristic Silver Meal</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode <em>Heuristic Silver Meal </em>dapat mengurangi frekuensi pemesanan dari 52 kali menjadi 23 kali dalam setahun untuk masing-masing <em>merk</em> kacang kedelai. Total biaya persediaan yang dikeluarkan setelah menggunakan metode Heuristic Silver Meal adalah sebesar Rp 65.051.478 untuk <em>merk</em> Bola dan Rp 64.205.046 untuk <em>merk</em> ATM. Efisiensi biaya yang dicapai adalah 32,9% dibandingkan dengan sistem aktual yang digunakan oleh Perusahaan sebelumnya, dengan penghematan biaya sebesar Rp 63.403.476. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan rancangan sistem informasi berbasis <em>Microsoft Access</em>. Sistem informasi yang dirancang diharapkan dapat membantu dalam pengambilan keputusan dengan menggunakan perhitungan <em>Heuristic Silver Meal</em>. Sistem informasi yang dirancang dapat menentukan waktu pemesanan, menghitung total rata-rata biaya persediaan yang dibutuhkan untuk setiap periode, serta menghasilkan laporan secara otomatis. Dengan demikian, penerapan metode <em>Heuristic Silver Meal </em>dan sistem informasi yang diusulkan dapat menjadi alternatif kebijakan.</p> 2025-11-05T08:27:52+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/701 Implementasi Metode Backward Elimination Pada Algoritma SVM Untuk Klasifikasi Penyakit Ispa 2025-11-12T21:44:04+07:00 Ahmad Yoga Adi Saputra Yogaa469@gmail.com Taghfirul Azhima Yoga Siswa tay758@umkt.ac.id Rofilde Hasudungan rh219@umkt.ac.id <p>Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit dengan jumlah kasus tinggi di Indonesia. Pada tahun 2023 tercatat 86.364 kasus ISPA, dan di Kota Bontang sendiri terdapat 5.820 kasus pada tahun 2024. Tantangan utama dalam klasifikasi penyakit ISPA adalah rendahnya akurasi prediksi, terutama dalam membedakan antara kategori ringan dan berat. Ketidakseimbangan data antar kelas menyebabkan model klasifikasi cenderung bias terhadap kelas mayoritas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan klasifikasi penyakit ISPA dengan mengombinasikan algoritma Support Vector Machine (SVM) dan teknik seleksi fitur Backward Elimination. Dataset terdiri dari 1.501 data pasien dari UPT Puskesmas Bontang Barat tahun 2024–2025. Proses penelitian meliputi tahap pre-processing, seleksi fitur, penerapan SVM, validasi menggunakan 10-fold cross validation, dan evaluasi dengan confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Backward Elimination berhasil mengidentifikasi 6 fitur yang relevan, yaitu jenis kelamin, sistolik, respiratory rate, berat badan, tinggi badan, dan leukosit polimorfonuklear. Model SVM dengan fitur terpilih menghasilkan akurasi 88,33%, meningkat dari sebelumnya 83,85%. Namun, untuk menghindari bias akibat ketidakseimbangan data, metrik evaluasi tambahan seperti recall, precision, dan F1-score juga dianalisis untuk memastikan model tidak hanya unggul secara akurasi, tetapi juga mampu mengenali kasus ISPA berat secara efektif.</p> 2025-11-12T21:34:21+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/700 Implementasi Algoritma Naive Bayes Untuk Klasifikasi Penyakit Ispa 2025-11-12T22:58:32+07:00 Badriyah Ani Kusuma Putri Ani 2011102441009@umkt.ac.id Taghfirul Azhima Yoga Siswa tay758@umkt.ac.id Fendy Yulianto fy415@umkt.ac.id <p>Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ialah salah satu penyakit pada permasalahan kesehatan serius di Indonesia, terutama pada balita. Proses klasifikasi ISPA secara tradisional sering kali tidak cukup efektif untuk menangani variasi gejala yang kompleks. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma <em>Naive Bayes</em> guna mengklasifikasikan tingkat keparahan penyakit ISPA secara lebih akurat dan efisien. Dataset yang digunakan berasal dari UPT Puskesmas Bontang Barat dengan total 1.501 data pasien pada periode 2024-2025, yang telah melalui proses <em>pre-processing</em> berupa data <em>selection, cleaning</em>, dan <em>transformation</em>. Proses klasifikasi menggunakan <em>Gaussian Naive Bayes</em> dan divalidasi menggunakan metode <em>K</em>-<em>Fold Cross Validation </em>dengan K<em>=</em>10. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa algoritma ini mampu mencapai rata-rata nilai <em>Accuracy</em> sebesar 75,00%, <em>Precision</em> 78,12%, <em>Recall</em> 75,00%, dan <em>F1-Score</em> 76,36%. Nilai ini menunjukkan bahwa <em>Naive Bayes</em> cukup andal dalam mendukung proses diagnosis ISPA dan memiliki kinerja yang relatif lebih baik dibandingkan beberapa algoritma lain dalam penelitian terdahulu.</p> 2025-11-12T22:51:08+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/829 Perancangan Enterprise Architecture untuk Human Resources Management System (HRMS) menggunakan Framework TOGAF ADM 2025-11-13T00:10:20+07:00 Mangapul Siahaan mangapul.siahaan@uib.ac.id Setiawan Joddy 24.setiawan.joddy@uib.edu Muhamad Dody Firmansyah dody.firmansyah@uib.edu <p>PT. XYZ adalah sebuah perusahaan yang menawarkan layanan dalam pengembangan sistem informasi, dimana tenaga kerja (SDM) dianggap sebagai aset terpenting dalam operasional bisnis. Namun, pengelolaan SDM di organisasi ini masih dilakukan secara manual dengan menggunakan <em>Microsoft Excel</em> dan <em>Google</em> <em>Spreadsheet</em>, yang menyebabkan munculnya berbagai masalah operasional seperti tidak efisiennya proses, tingginya risiko kesalahan saat memasukkan data, pemisahan data antar fungsi seperti penggajian, cuti, dan klaim, serta kesulitan dalam mengintegrasikan data untuk pengambilan keputusan strategis. Situasi ini menunjukkan perlunya penggantian sistem manual dengan solusi yang terintegrasi, sehingga bisa meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pengelolaan SDM. Penelitian ini bertujuan untuk merancang&nbsp; <em>Enterprise Architecture</em> (EA) untuk <em>Human Resources Management System</em> (HRMS) yang sejalan dengan kebutuhan bisnis dan strategi digitalisasi perusahaan, menggunakan framework TOGAF ADM 9. 2. Metode penelitian mengikuti empat tahap utama TOGAF ADM, yaitu <em>Preliminary</em>, <em>Architecture</em> <em>Vision</em>, <em>Business</em> <em>Architecture</em>, dan <em>Information</em> <em>Systems</em> <em>Architecture</em>. Pada fase <em>Preliminary</em>, dilakukan identifikasi kebutuhan dan ruang lingkup proyek dengan pendekatan 5W1H untuk memastikan pemahaman yang menyeluruh terhadap akar permasalahan. Fase <em>Architecture</em> <em>Vision</em> memetakan kebutuhan para pemangku kepentingan dan menganalisis rantai nilai guna merumuskan visi arsitektur yang berfokus pada integrasi, otomatisasi, dan transparansi. Selanjutnya, pada fase <em>Business</em> <em>Architecture</em>, proses bisnis yang ada saat ini dianalisis dan diubah menjadi proses yang diusulkan yang terpusat dan terdigitalisasi. Terakhir, pada fase <em>Information</em> <em>Systems</em> <em>Architecture</em>, dibuat <em>Use Case Diagram</em> untuk mendefinisikan fungsionalitas sistem berdasarkan peran pengguna, serta <em>Layered Architecture Diagram</em> yang menunjukkan struktur teknis sistem, mencakup <em>presentation layer, business layer</em>, dan <em>data layer</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan EA berdasarkan TOGAF ADM mampu memberikan cetak biru arsitektur yang teratur dan siap untuk diimplementasikan. Sistem HRMS yang diajukan tidak hanya mengotomatiskan proses administratif seperti pengajuan cuti, klaim, dan jam kerja, tetapi juga menyediakan basis data terpusat yang menunjang akurasi data dan pelaporan secara real-time. Arsitektur ini dirancang dengan bersifat modular dan skalabel, sehingga memungkinkan implementasi secara bertahap dan adaptasi di masa depan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam perancangan arsitektur perusahaan, terutama dalam konteks sistem manajemen SDM di industri jasa berbasis teknologi.</p> 2025-11-13T00:07:50+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/795 Pengembangan Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Berbasis Website di SMK Kartika 1-2 Padang 2025-11-21T21:33:27+07:00 Arifah Kurnia Putri arifahkurniaputri11@gmail.com Rini Novita rininovita165@gmail.com Haris Kurniawan hrs.kurniawan@gmail.com <p class="font-claude-response-body" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10.0pt;">Penerimaan peserta didik merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi perkembangan sekolah. Di SMK Kartika 1-2 Padang, proses pendaftaran masih dilakukan secara manual, meliputi pengisian formulir dan penyerahan berkas, yang sering menimbulkan keterlambatan dan kesalahan dalam rekapitulasi data. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pendaftaran peserta didik baru berbasis web guna menyederhanakan proses pendaftaran, memperluas akses informasi, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan data. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model Software Development Life Cycle (SDLC) Agile. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dan database MySQL, serta dievaluasi melalui alpha testing (whitebox dan blackbox) dan beta testing dengan melibatkan tenaga ahli dan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berfungsi dengan baik dengan hasil pengujian tenaga ahli sebesar 91,84% dan pengujian pengguna sebesar 93%. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi administrasi serta memberikan kemudahan akses informasi bagi calon peserta didik maupun pihak sekolah.</span></p> 2025-11-21T21:20:05+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/905 Implementasi QR Code dan Payment Gateway pada Sistem Pemesanan Tiket Objek Wisata Kecamatan Baturraden 2025-11-21T23:11:06+07:00 Fajar Rahmana Akbar fajarrahmanaa98@gmail.com Supriyono supriono@ump.ac.id Dimara Kusuma Hakim dimarakusumahakim@gmail.com Harjono harjono@ump.ac.id <p>Sektor pariwisata merupakan salah satu pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, namun masih banyak pengelolaan layanan wisata yang dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti antrean panjang, keterlambatan validasi tiket, serta kurangnya kenyamanan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pemesanan tiket wisata berbasis <em>website</em> di kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, untuk meningkatkan efisiensi layanan, mengurangi kesalahan pencatatan, dan memperbaiki pengalaman pengguna. Sistem dikembangkan menggunakan pendekatan <em>Agile Development</em> secara iteratif, memungkinkan adaptasi terhadap kebutuhan pengguna yang dinamis. Teknologi yang digunakan meliputi Next.js untuk <em>frontend </em>dan <em>backend</em>, Tailwind CSS untuk antarmuka yang responsif, MySQL dengan <em>Prisma</em> <em>Object-Relational Mapping</em> <em>(ORM)</em> untuk basis data, serta Midtrans sebagai <em>payment gateway</em>. Tiket digital yang diterbitkan dilengkapi <em>QR Code</em> untuk mempermudah validasi oleh petugas di lokasi. Sistem yang dihasilkan menyediakan fitur utama berupa katalog wisata, pemesanan tiket daring, pembayaran digital, penerbitan tiket digital dengan <em>QR Code</em>, validasi tiket melalui pemindaian <em>QR Code</em> oleh petugas, serta panel <em>admin</em> untuk pengelolaan data dan statistik kunjungan. Evaluasi sistem dilakukan menggunakan metode <em>Black-Box Testing</em> untuk memastikan bahwa setiap fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan menghasilkan keluaran yang tepat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur berfungsi sebagaimana mestinya, mulai dari pemesanan hingga validasi tiket di lapangan. Selain itu, uji kegunaan memakai <em>System Usability Scale (SUS)</em> melibatkan 15 responden. Hasilnya menunjukkan rata-rata <em>SUS</em> senilai 88,17 (kategori <em>excellent</em>), yang mengindikasikan sistem mudah dipelajari dan digunakan oleh pengguna internal. Sistem terbukti meningkatkan efisiensi layanan, mempercepat proses <em>check-in</em>, serta meningkatkan kepuasan pengguna. Ke depan, sistem dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan fitur-fitur lanjutan seperti kupon digital dan notifikasi otomatis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan wisata lokal secara digital.</p> 2025-11-21T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/930 Pengembangan Sistem Informasi Presensi Guru Berbasis Web Di SMK Muhammadiyah 1 Padang 2025-11-22T00:08:47+07:00 Fadhil Daifullah fadhilbljr@gmail.com Haris Kurniawan hrs.kurniawan@gmail.com Bernediv Nurdin bernediv@gmail.com <p>Kemajuan teknologi informasi di era Revolusi Industri 4.0 telah mendorong lembaga pendidikan untuk mengintegrasikan sistem digital dalam aktivitas administrasi, termasuk dalam proses absensi guru. Di SMK Muhammadiyah 1 Padang, sistem absensi yang masih bersifat manual menimbulkan sejumlah kendala, seperti keterlambatan pencatatan, risiko kehilangan data, serta kesulitan dalam pemantauan karena lokasi sekolah yang terpisah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi absensi guru berbasis web yang mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, serta keamanan data kehadiran. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pengelolaan absensi yang lebih modern dan terintegrasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan Agile Development dalam kerangka Software Development Life Cycle (SDLC), yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan (development), pengujian (testing), implementasi, evaluasi, dan pemeliharaan. Implementasi sistem memanfaatkan framework CodeIgniter 4, database MySQL, dan integrasi Geolocation API (GPS) sebagai validasi lokasi absensi agar absensi hanya dapat dilakukan di area sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem absensi berbasis web yang dibangun mampu berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional dan nonfungsional pengguna. Berdasarkan pengujian alpha (white box dan black box), seluruh fitur sistem dinyatakan berfungsi dengan baik tanpa kesalahan logika. Sementara itu, pengujian beta menunjukkan tingkat kepuasan pengguna sebesar 96,2% dan penilaian tenaga ahli sebesar 89,81%, yang menandakan sistem layak diterapkan dalam lingkungan sekolah. Sistem ini memberikan kemudahan bagi guru dalam melakukan absensi secara mandiri, mempercepat proses rekapitulasi data, serta membantu pihak sekolah dalam melakukan pemantauan kehadiran secara real-time dan transparan.</p> 2025-11-22T00:02:53+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1026 Sistem Pendukung Keputusan Produktivitas Peternakan Unggas Terbaik Menggunakan Metode MARCOS 2025-11-24T08:09:46+07:00 Muhammad Hanif Ulinnuha nyinyuku123@gmail.com Irfan Hanafi hanairfan28@gmail.com Agusta Praba Ristadi Pinem agusta.pinem@usm.ac.id <p>Sektor peternakan unggas merupakan salah satu subsektor strategis yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi di Indonesia. Meskipun jumlah produksi dan kapasitas usaha terus mengalami peningkatan, produktivitas peternakan unggas antarprovinsi masih menunjukkan ketimpangan yang cukup signifikan. Ketimpangan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti perbedaan skala usaha, ketersediaan pakan, efisiensi tenaga kerja, serta struktur biaya operasional di masing-masing wilayah. Oleh karena itu, diperlukan analisis berbasis data yang mampu mengevaluasi tingkat produktivitas secara objektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis produktivitas peternakan unggas antarprovinsi di Indonesia menggunakan metode MARCOS (Measurement of Alternatives and Ranking according to Compromise Solution) yang termasuk dalam pendekatan Multi-Criteria Decision Making (MCDM). Penentuan bobot kriteria dilakukan menggunakan metode Rank Order Centroid (ROC), dengan lima kriteria utama yang meliputi nilai produksi, total biaya pakan, jumlah perusahaan, jumlah pekerja, dan upah tenaga kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat memiliki nilai utilitas tertinggi (Fki = 0,70669), diikuti oleh Jawa Timur dan Banten, sedangkan provinsi seperti D.I. Yogyakarta dan Nusa Tenggara Barat berada pada peringkat terendah. Untuk mengukur konsistensi hasil pemeringkatan, dilakukan validasi menggunakan metode WASPAS sebagai pembanding melalui uji korelasi Rank Spearman. Nilai korelasi sebesar 0,964 menunjukkan kesesuaian yang sangat kuat antara kedua metode, sehingga mengindikasikan bahwa MARCOS mampu menghasilkan pemeringkatan yang stabil dan representatif. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pelaku industri dalam merumuskan strategi peningkatan efisiensi dan pemerataan produktivitas peternakan unggas di Indonesia.</p> 2025-11-24T08:06:42+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1014 The The Role of Business Process Capability and AI Adoption in SMEs 2025-12-05T23:14:10+07:00 Prasis Damai Nursyam Hamijaya prasis.damai@lecturer.itk.ac.id Luh Made Wisnu Satyaninggrat luh.satyaninggrat@lecturer.itk.ac.id Muhammad Ikhsan Alif ikhsan.alif@lecturer.itk.ac.id <p>Organizations are increasingly adopting artificial intelligence (AI) to improve efficiency and competitiveness; however, small and medium enterprises (SMEs) often face challenges in realizing its potential benefits. This study investigates the mediating role of business process management (BPM) capabilities in the relationship between AI adoption and process performance among SMEs in East Kalimantan, Indonesia. A quantitative research design was employed using survey and interview methods. The study population consisted of SMEs utilizing e-commerce platforms, with purposive sampling used to select respondents experienced in digital adoption. A total of 105 valid responses were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with WarpPLS. AI adoption was measured through five dimensions: data acquisition, cognitive insight, cognitive engagement, decision support, and cognitive technology, while BPM capabilities encompassed four dimensions: data literacy, innovation literacy, customer literacy, and digital literacy. Process performance was assessed through the dimensions of effectiveness and efficiency. The results showed that AI adoption did not directly improve process performance but significantly improved BPM capabilities, which in turn positively influenced process performance. Furthermore, BPM capabilities fully mediated the relationship between AI adoption and process performance. These findings highlight that AI alone cannot create business value without robust BPM capabilities. This study contributes to theory and practice by applying the Resource-Based View (RBV) to demonstrate how SMEs can achieve sustainable process performance through strategic resource management.</p> 2025-12-05T23:12:46+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1063 Metode MARCOS Sebagai Model Multi-Kriteria Untuk Pemeringkatan Provinsi Pariwisata Di Indonesia 2025-12-30T11:02:56+07:00 Petra Erlangga Ardy Wibowo petraardy09@gmail.com Unggul Pribadi unggulpribadi39@gmail.com Saifur Rohman Cholil cholil@usm.ac.id <p>Pariwisata merupakan sektor strategis yang berkontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi nasional di Indonesia, terutama melalui peningkatan devisa, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan ekonomi kreatif di berbagai wilayah. Setiap provinsi memiliki potensi dan performa pariwisata yang berbeda-beda, sehingga diperlukan pendekatan analitis yang mampu menilai secara objektif berdasarkan berbagai aspek yang saling berpengaruh. Penelitian ini menerapkan metode Measurement of Alternatives and Ranking according to Compromise Solution (MARCOS) untuk melakukan pemeringkatan provinsi pariwisata di Indonesia menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023. Tujuh kriteria digunakan sebagai indikator penilaian, yaitu jumlah objek daya tarik wisata, jumlah pengunjung domestik dan mancanegara, pendapatan dari objek wisata, pendapatan jasa akomodasi, persentase pertumbuhan kunjungan wisatawan, persentase kontribusi objek wisata terhadap PAD, dan persentase promosi media sosial. Bobot antar kriteria ditentukan menggunakan metode Rank Order Centroid (ROC) untuk menghasilkan pembobotan yang proporsional sesuai tingkat kepentingannya. Alternatif penelitian mencakup sepuluh provinsi dengan kontribusi pariwisata unggulan, yaitu Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Banten, Lampung, NTB, dan Sumatera Utara. Tahapan MARCOS meliputi penyusunan matriks keputusan, penentuan nilai ideal dan anti-ideal, normalisasi, pembobotan, hingga perhitungan fungsi utilitas untuk menghasilkan ranking akhir provinsi berdasarkan performa pariwisata masing-masing. Hasil analisis memperlihatkan adanya perbedaan daya saing yang signifikan antarprovinsi, yang menunjukkan bahwa masing-masing wilayah memiliki kekuatan dan kelemahan pada indikator tertentu. Metode MARCOS terbukti mampu memberikan pemeringkatan yang lebih stabil, transparan, serta mudah diinterpretasikan sehingga dapat menjadi alat bantu yang efektif bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan pengembangan pariwisata yang lebih tepat sasaran. Secara keseluruhan, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baik secara teoritis terhadap pengembangan studi Sistem Pendukung Keputusan berbasis metode MCDM, maupun secara praktis dalam mendukung perencanaan strategi peningkatan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat nasional maupun global.</p> 2025-12-30T10:59:53+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1144 Penerapan Model Transformer Dalam Pengembangan Chatbot Layanan Informasi Kampus 2025-12-30T11:25:15+07:00 Elvin Lee 2231069.elvin@uib.edu Andik Yulianto andik@uib.ac.id Yefta Christian yefta@uib.ac.id <p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong peningkatan kebutuhan layanan informasi digital yang cepat, akurat, dan responsif, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi. Universitas Internasional Batam (UIB) menjadi salah satu institusi yang memiliki volume pertanyaan tinggi dari mahasiswa dan calon mahasiswa terkait program studi, akademik, administrasi, serta layanan kampus. Sistem informasi konvensional yang masih mengandalkan antarmuka statis dan layanan manual seringkali tidak mampu menangani kebutuhan tersebut secara optimal. Di sisi lain, penelitian sebelumnya mengenai implementasi <em>chatbot</em> pada sektor publik umumnya menggunakan metode rule-based atau platform seperti Dialogflow, namun memiliki keterbatasan dalam memahami bahasa natural dan variasi pertanyaan pengguna. Berdasarkan gap tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan <em>chatbot</em> layanan informasi kampus berbasis model Transformer yang mampu memahami konteks percakapan dan memberikan respons otomatis secara lebih semantik. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan dataset FAQ UIB, pembangunan sistem Question Answering System (QAS) berbasis Transformer, integrasi <em>backend</em> menggunakan Django, serta penerapan antarmuka web interaktif menggunakan React. Evaluasi performa dilakukan melalui 20 pertanyaan natural yang menyerupai percakapan sehari-hari, dengan mengukur metrik Response Time, <em>Similarity</em> (Cosine <em>Similarity</em>), ROUGE-1, ROUGE-2, ROUGE-L, serta BERTScore F1. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata response time 0,01792 detik yang menandakan tingkat responsivitas sangat tinggi. Nilai <em>similarity</em> mencapai 0,7415 yang menggambarkan kemampuan model dalam mengenali makna pertanyaan. Meski nilai ROUGE-L relatif rendah (0,0986) yang menandakan struktur kalimat tidak serupa dengan jawaban referensi, BERTScore F1 berada pada kisaran 0,5913, menunjukkan kesesuaian makna yang cukup baik. Temuan ini menegaskan bahwa <em>chatbot</em> berbasis Transformer mampu memberikan jawaban relevan secara semantik meskipun tidak meniru struktur kalimat secara leksikal. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi Transformer dalam sistem layanan informasi kampus dapat meningkatkan efektivitas, responsivitas, serta kualitas interaksi pengguna dengan layanan akademik digital.</p> 2025-12-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1173 Analisis Performa Klub EPL Berbasis Statistik Non-Poin dengan EDAS dan MARCOS 2025-12-30T17:21:38+07:00 Arya Anggara aryaanggara0910@gmail.com Fatia Sabrina sbrnfatia309@gmail.com Agusta Praba Ristadi Pinem agusta.pinem@usm.ac.id <p>Penelitian ini mengevaluasi performa klub <em>English Premier League</em> (EPL) musim 2018/2019 menggunakan dua metode <em>Multi-Criteria Decision Making</em> (MCDM), yaitu <em>Evaluation Based on Distance From Average Solution</em> (EDAS)&nbsp; dan <em>Measurement Alternatives and Ranking according to Compromise Solution</em> (MARCOS), berdasarkan delapan kriteria statistik non-poin yang diambil dari footystats.org. Kedua metode menghasilkan peringkat klub yang kemudian dibandingkan dengan klasemen akhir liga. Hasil menunjukkan bahwa EDAS dan MARCOS mampu merepresentasikan pola performa klub dengan baik, terutama pada klub papan atas, meskipun terdapat variasi pada klub papan tengah dan bawah. Validasi menggunakan korelasi Rank Spearman memberikan nilai 0,9579 untuk EDAS dan 0,9518 untuk MARCOS, yang menunjukkan keterkaitan yang sangat erat karena berada di atas 0,85. Dibandingkan metode MOORA pada penelitian referensi yang memiliki korelasi 0,9624, selisih nilai korelasinya sangat kecil, sehingga menegaskan bahwa EDAS dan MARCOS sama-sama efektif dalam memodelkan hubungan antara statistik pertandingan dan peringkat akhir klub. Penelitian ini menunjukkan potensi besar metode MCDM dalam analisis performa sepak bola modern.</p> 2025-12-30T17:21:38+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Tekno Kompak