Jurnal Tekno Kompak https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak <p>Jurnal Tekno Kompak is an open access and periodical journal dedicated to publishing the results of studies and original research in the field of Information Systems and Computer Accounting. This journal aims to expand and create innovative concepts, theories, paradigms, perspectives, and methodologies in its disciplines.</p> <p>The articles published in Jurnal Tekno Kompak can be the result of conceptual thinking, ideas, innovation, creativity, best practices, book reviews, and original research results. It is published biannually every February and August.</p> <p>Jurnal Tekno Kompak has P-ISSN: 1412-9663 and E-ISSN: 2656-3525 and is a SINTA 4 accredited scientific journal.</p> Universitas Teknokrat Indonesia en-US Jurnal Tekno Kompak 1412-9663 Penentuan Wilayah Produksi Padi Terbaik Menggunakan Metode Entropy dan WASPAS https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1515 <p>Produksi padi merupakan faktor utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional di Indonesia, namun perbedaan capaian produksi antar wilayah menyebabkan penentuan provinsi dengan kinerja terbaik menjadi kompleks karena melibatkan berbagai indikator yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan wilayah produksi padi terbaik secara objektif dan sistematis berdasarkan data tahun 2025 dengan menggunakan kriteria Produksi Padi Gabah Kering Panen (GKP), Produksi Gabah Kering Giling (GKG), Produksi Beras, dan Luas Panen. Seluruh kriteria tersebut termasuk atribut <em>benefit</em>. Metode yang digunakan adalah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis <em>Multi-Criteria Decision Making</em> (MCDM) dengan kombinasi metode <em>Entropy</em> dan <em>Weighted Aggregated Sum Product Assessment</em> (WASPAS). Metode <em>Entropy</em> digunakan untuk menentukan bobot kriteria secara objektif berdasarkan tingkat variasi data, sedangkan metode WASPAS digunakan untuk melakukan perankingan alternatif melalui penggabungan pendekatan <em>Weighted Sum Model</em> (WSM) dan <em>Weighted Product Model</em> (WPM) guna memperoleh nilai preferensi akhir setiap wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Timur memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 1,00050 dan menempati peringkat pertama, diikuti oleh Jawa Barat dan Jawa Tengah, sedangkan Kepulauan Riau berada pada peringkat terakhir dengan nilai preferensi terendah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode <em>Entropy</em> dan WASPAS mampu menghasilkan proses penilaian yang objektif, terukur, dan transparan, sehingga dapat mendukung perumusan kebijakan pengembangan sektor pertanian dan perencanaan strategis peningkatan produksi padi di Indonesia.</p> Fatma Elyana Muhammad Ilham Maulana Irfan Hanafi Saifur Rohman Cholil Copyright (c) 2026 Jurnal Tekno Kompak 2026-03-30 2026-03-30 20 2 371 385 10.33365/jtk.v20i2.1515 Pengembangan E-Modul Interaktif Materi Perkembangan Teknologi Jaringan Komputer pada Kelas X SMK https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1449 <p>Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya media pembelajaran berupa e-modul pada materi Perkembangan Teknologi di Bidang Teknik Komputer dan Jaringan Telekomunikasi yang menyebabkan siswa mudah bosan dan sulit memahami materi. Tujuan penelitian ini&nbsp; untuk mengembangkan e-modul interaktif pada materi Perkembangan Teknologi Di Bidang Teknik Komputer Dan Jaringan Telekomunikasi menggunakan aplikasi <em>Adobe Animate</em> yang valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran kelas X di SMK Negeri 6 Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Research and Development (R&amp;D)</em> dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian berupa angket validasi ahli materi, ahli media, serta angket praktikalitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif yang dikembangkan memperoleh penilaian validitas dari ahli media sebesar 95,45% dengan kategori sangat valid dan dari ahli materi sebesar 86,64% dengan kategori sangat valid. Uji praktikalitas guru menunjukkan hasil 96,04% dengan kategori sangat praktis dan uji praktikalitas siswa 88,97% dengan kategori praktis. Berdasarkan data diperoleh e-modul interaktif yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi Perkembangan Teknologi di Bidang Teknik Komputer dan Jaringan Telekomunikasi.</p> Revlon Ramadhanti Adlia Alfiriani Bernediv Nurdin Copyright (c) 2026 Jurnal Tekno Kompak 2026-04-05 2026-04-05 20 2 386 394 10.33365/jtk.v20i2.1449 Analisis Multi-Kriteria Metode ELECTRE untuk Rekomendasi Prioritas Sekolah Penerima Makan Bergizi Gratis https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1065 <p>Program makan bergizi gratis merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk meningkatkan status gizi anak sekolah sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga rentan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada ketepatan sasaran penerima manfaat. Komitmen Pemerintah Kota Malang untuk menjalankan program ini secara mandiri menuntut adanya sebuah sistem yang objektif, transparan, dan akuntabel guna menghindari subjektivitas dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web untuk memberikan rekomendasi prioritas sekolah penerima program. Selain itu, penelitian ini juga melakukan analisis komparatif mendalam terhadap tiga metode dari ELECTRE, yaitu ELECTRE I, II, dan III, untuk menentukan metode yang paling sesuai. Studi kasus diterapkan pada data Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Kedungkandang, dengan menggunakan lima kriteria relevan yang mencakup aspek kesehatan dan kondisi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode memiliki konsistensi yang tinggi dalam mengidentifikasi sekolah dengan prioritas utama. Meskipun demikian, terdapat perbedaan fundamental pada <em>output</em> yang dihasilkan. Metode ELECTRE I hanya mampu menghasilkan himpunan seleksi (<em>kernel</em>) tanpa memberikan urutan prioritas. Sementara itu, metode ELECTRE II dan III berhasil menyusun perankingan yang lengkap dan identik dari seluruh sekolah alternatif dengan tingkat akurasi yang sama. Dari analisis perbandingan dan uji sensitivitas terhadap perubahan bobot kriteria, disimpulkan bahwa ELECTRE II menunjukkan tingkat stabilitas (<em>robustness</em>) tertinggi terhadap perubahan preferensi, ditandai dengan konsistensi kelompok alternatif prioritas utama. Sementara itu, ELECTRE III menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dalam memodelkan ketidakpastian dan preferensi pengambil keputusan melalui penggunaan ambang batas <em>indifference</em>, <em>preference</em>, dan <em>veto</em>. Dengan demikian, pemilihan metode ELECTRE yang paling sesuai bergantung pada tujuan kebijakan, di mana ELECTRE II lebih tepat digunakan ketika stabilitas perankingan menjadi prioritas utama, sedangkan ELECTRE III lebih sesuai untuk konteks kebijakan yang dinamis dan membutuhkan penyesuaian preferensi secara eksplisit.</p> Muhammad Aqilul Muttaqin Budi Harijanto Ely Setyo Astuti Copyright (c) 2026 Jurnal Tekno Kompak 2026-04-05 2026-04-05 20 2 395 409 10.33365/jtk.v20i2.1065 Penerapan Algoritma Decision Making MCDM dan SAW Berbasis User-Personalize Profile dengan Fitur Food Preference https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1235 <p>Perubahan gaya hidup modern telah memicu pola konsumsi yang tidak seimbang dan meningkatkan prevalensi penyakit metabolik seperti obesitas dan diabetes. Masalah utama terletak pada kesulitan masyarakat dalam memahami kebutuhan nutrisi tubuh dan keterbatasan waktu tenaga medis untuk melakukan evaluasi diet secara personal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem pendukung keputusan yang memberikan rekomendasi makanan berbasis kondisi fisik dan preferensi pengguna. metode yang digunakan adalah <em>Multi-Criteria Decision Making</em> (MCDM) dengan algoritma <em>Simple Additive Weighting</em> (SAW) untuk menentukan peringkat makanan berdasarkan kriteria kalori, protein, lemak, dan karbohidrat. Parameter kesehatan pengguna ditentukan melalui perhitungan <em>Body Mass Index</em> (BMI) dan <em>Total Daily Energy Expenditure</em> (TDEE) untuk menghasilkan profil personalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi algoritma SAW mampu memberikan rekomendasi menu makanan yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi serta preferensi makanan pengguna (<em>food preference</em>). Sistem ini diharapkan dapat membantu individu dalam mengelola pola makan secara mandiri dan terstruktur.</p> Richard Christoper Subianto Laura Salsabilla Lutfiardhana Neysavita Almira Haq Peter Vallian Bima Nafis Lazuardi Cinantya Paramita Copyright (c) 2026 Jurnal Tekno Kompak 2026-04-05 2026-04-05 20 2 410 423 10.33365/jtk.v20i2.1235 Klasifikasi Citra Lesi Kulit Menggunakan Convolutional Neural Network https://publikasi.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1462 <p>Kanker kulit merupakan salah satu penyakit dengan insidensi tinggi yang memerlukan deteksi dini untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem klasifikasi otomatis lesi kulit menjadi jinak (<em>benign</em>) atau ganas (<em>malignant</em>) menggunakan arsitektur <em>Convolutional Neural Network</em> (CNN) pada citra dermatoskopi serta membandingkan performanya dengan <em>Artificial Neural Network</em> (ANN) dan EfficientNetB0 sebagai arsitektur CNN berbasis <em>transfer learning</em>. Evaluasi model menggunakan metrik akurasi, presisi, <em>recall</em>, dan <em>F1-score</em>. Hasil eksperimen menunjukkan superioritas arsitektur berbasis CNN, dengan EfficientNetB0 sebagai model <em>pretrained</em> mencapai performa terbaik yaitu akurasi 0.98, presisi 0,97, <em>recall</em> 0,91, dan <em>F1-score</em> 0,94, dengan waktu pelatihan selama 22 menit 34 detik sebagai konsekuensi dari kompleksitas arsitektur yang lebih tinggi. Keunggulan EfficientNetB0 terletak pada penerapan <em>transfer learning</em> yang memungkinkan ekstraksi fitur visual kompleks secara optimal.</p> Hans Aristo Tri Ismardiko Widyawan Copyright (c) 2026 Jurnal Tekno Kompak 2026-04-05 2026-04-05 20 2 424 435 10.33365/jtk.v20i2.1462