Inovasi Cap Batik Limbah Kertas Sebagai Solusi Aksesibilitas Alat Produksi Kerajinan Batik Desa Sumberdem

Abstrak

Ketergantungan pada metode tulis tangan murni menyebabkan kelompok perajin batik mitra menghadapi kendala berupa lambatnya kecepatan produksi dan terbatasnya kapasitas pemenuhan pasar. Di sisi lain, upaya untuk beralih ke teknik batik cap terhambat oleh mahalnya harga canting cap tembaga konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk mengintroduksi teknologi tepat guna berupa canting cap alternatif berbasis metode Do It Yourself (DIY) memanfaatkan limbah kertas karton. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Pelatihan dan Pendampingan berbasis partisipasi aktif kelompok sasaran (Action Oriented Learning). Khalayak sasaran kegiatan ini adalah Kelompok Pengrajin Batik Sumberdem Asri yang dipimpin oleh Pengrajin Batik Puspita Kawi, Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Evaluasi keberhasilan program diukur secara kuantitatif melalui pre-test dan post-test untuk menilai pemahaman teori, serta evaluasi kualitatif terhadap kualitas visual hasil cap batik yang diproduksi oleh peserta. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dibagi ke dalam 4 tahapan utama: Persiapan, Pelatihan Teknis, Pendampingan Produksi, dan Evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan teknis mitra sebesar 85% dalam mengolah limbah menjadi alat bantu produksi yang bernilai ekonomi. Implementasi metode batik kombinasi (cap kertas dan tulis) berpotensi memotong durasi pengerjaan sehelai kain secara drastis dari 14–21 hari menjadi hanya 2–3 hari. Inovasi DIY cap kertas ini terbukti efektif sebagai solusi taktis yang murah, ramah lingkungan, serta mampu meningkatkan daya saing ekonomi kreatif masyarakat di tingkat pedesaan secara berkelanjutan.

Referensi

Desak Made Santi Diwyarthi, N., Gede Chandra Widayanthi, D., Putu Kartini, L., Hadisukarno, T., Surya Laksana Rahjasa, P., Gede Ngurah Byomantara Dw Ayu Rai Sumariati, D., Nengah Wirata, I., Putu Citrawati, L., Made Eka Mahadewi, N., Ayu Made Lily Dianasari Sakaria, D., Kristiono Liestiandre, H., Ayu Kalpikawati, I., Wayan Chintia Pinaria, N., Gusti Ayu Putu Wita Indrayani, I., Ketut Kanten, I., Wayan Mertha, I., Ayu Sri Puspa Adi, I., Gusti Ngurah Agung Suprastayasa, I., Adyatma, P., & Made Tirtawati, N. (2022). DESA WISATA: Membangun desa dengan pariwisata (I. G. N. A. Suprastayasa, Ed.; Vol. 1). Politeknik Pariwisata Bali. www.ppb.ac.id

Evita, Y. N., Trihartono, A., & Prabhawati, A. (2022). Pengakuan UNESCO atas batik sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WUTB). Majalah Ilmiah “DIAN ILMU,” 21(2), 113–128.

Hastuti, L. S. S., & Pristiwati, E. (2010). Tinjauan tekno ekonomi cap batik dari bahan kayu. Dinamika Kerajinan Dan Batik, 27(Juni), 9–20.

Iriaji, Ratnawati, I., Prasetyo, A. rahman, Nazwa, V. N., & Perdana, P. S. P. T. (2025). Pola Penerapan Inovasi Batik Cap Berbahan Reuseable Material untuk Membangun Ekosistem Kewirausahaan Lokal Batik Wenangkayana Kediri. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 16401–16414.

Kementrian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi. (2021). PEDOMAN DESA WISATA.

Kementrian Pariwisata. (2019). buku-panduan-desa-wisata-2020 (1) (Vol. 1).

Komariah, N., Saepudin, E., & Yusup, P. M. (2018). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pariwisata Pesona, 3(2). https://doi.org/10.26905/jpp.v3i2.2340

Kurniawati, D., Anggraeni, O. J., Karimah, C. N., Abdurrahman, A., & Subagiyo, A. (2023). Inovasi Canting Cap Batik sebagai upaya peningkatan produksi pada wirausahawan batik disabilitas. Jurnal Abdimas PRAWARA, 2(3), 99–105. https://jurnalilmiah.id/index.php/abdimas

Lewan, Y. S., Mengko, S. M. H., & Kumaat, H. M. E. (2023). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal Desa Budo Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Hospitaliti Dan Pariwisata Edisi, 6(1), 343–352.

Maulana Hakim, L. (2018). Batik Sebagai Warisan Budaya Bangsa dan Nation Brand Indonesia. In Nation State: Journal of International Studies (Vol. 1, Number 1, pp. 61–90).

Nafiah, A., Sutadji, E., Kusumawardani, H., & Aini, N. (2022). Pembuatan batik cap guna mendongkrak penjualan dan pendapatan kampung batik “Ngantang Agung” Desa Sumberagung Kabupaten Malang. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 2022, 35–41. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/snppm

Nurcahyanti, D., Kristiandi, K., Sari, A. D., Nurkasanah, A. A., Rochimah, E. A., Prayitno, F. A. H., & Grahan, T. keanu. (2025). Pelatihan Pembuatan Batik Kombinasi Cap dan Kuas untuk Pengembangan Produk Home Decor pada Paguyuban Batik Giriarum. Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 11–17. https://doi.org/10.58184/mestaka.v4i1.529

Nurohmad, N., & Eskak, E. (2019). Limbah kertas duplex untuk bahan canting cap batik (Duplex Paper Waste for Batik Stamp Materials). Dinamika Kerajinan Dan Batik (DKB), 36(2), 125–134. https://doi.org/10.22322/dkb.V36i1.4149

Oktyajati, N., Mayasari, S., Khaerudin, A., Aryati, I., Purnomo, D., & Purwati, S. (2023). Pelestarian warisan budaya batik Indonesia melalui workshop dan seminar pertukaran budaya dari empat negara Asia. Jurnal UNIBA, 03(02), 340–349. https://journal.uniba.ac.id/index.php/jpm

Ramadhan, W. M., Rahman, A. Z., & Rostyaningsih, D. (2023). Analytical hierarchy process pengembangan Kampung Wisata Genuk Indah menuju Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Journal of Public Policy and Management Review, 12(3). http://www.fisip.undip.ac.id

Sa’adah, D. A., Huda, M., Ainiyah, Z. D., Prasetya, A. F., & Anikmah. (2025). Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat PELATIHAN PEMBUATAN BATIK CAP BAGI SANTRIWATI UNTUK MENANAMKAN NILAI KREATIVITAS DAN KECINTAAN BUDAYA LOKAL DI PONDOK PESANTREN DARUL MA’ARIF TUBAN. Ngabekti, 3(2), 194–194.

Salma, I. R., & Eskak, E. (2022). Teknik dan desain produk ecoprint dalam berbagai material baru (non tekstil). Seminar Nasional Industri Kerajinan Batik (SNIKB), D081-D08-15.

Saputri, R. A., Wachid, N., & Angraini, N. (2025). Batik sebagai Identitas Budaya Indonesia dalam Diplomasi Global: Kajian Literatur Sistematis. Seminar Nasional Ilmu-Ilmu Sosial, 809–825.

Saragih, R. S., Suherlan, Y., & Budi, S. (2023). Perancangan Motif Batik Teknik Canting Cap Kertas dengan Sumber Ide Mangrove Kutawaru. Jurnal Pengabdian Seni, 4(2), 119–123.

Setyawan, O., & Irawan, A. (2026). Pelatihan canting cap kertas sebagai ruang pembelajaran ornamentasi batik: Studi kreativitas peserta di BBSPJIKB. Canting : Jurnal Batik Indonesia, 3(1), 51–60. https://doi.org/10.31941/cjbi.v3i1.796

Suharto, Suryanto, Priyo, V. T., Sarana, Hermawan, I., & Suwondo, A. (2014). Bahan Alternatif pembuatan Canting Batik Cap (CBC). Prosiding SNST Ke 5, 25–31.

Trisnawati, D., Ferawati, , & Zam, R. (2025). Pelatihan Cap Batik dari Karton untuk Efisiensi Produksi pada Produk Batik Cap di Sentra Batik Anggreni Eka. Jurnal Abdidas, 6(4). https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i4.1174

Vilaruka, D., & Mutmainah, S. (2022). Uji coba pembuatan canting cap batik dengan menggunakan berbagai amcam kertas. Jurnal Seni Rupa, 10(1), 85–98. http:/e/journal.unesa.ac.id/index.php/va

Diterbitkan
2026-09-16