Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembuatan Sediaan Bahan Alam dari Daun Bengkal sebagai Antidiabetes di Desa Mudung Darat Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi
Abstrak
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah dan memerlukan pengelolaan secara berkelanjutan. Pemanfaatan tanaman obat lokal merupakan salah satu bentuk kearifan masyarakat yang berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif. Daun bengkal (Nauclea orientalis L.) merupakan salah satu tanaman lokal yang secara empiris telah dimanfaatkan masyarakat dan berdasarkan penelitian sebelumnya memiliki potensi sebagai antidiabetes. Permasalahan yang ditemukan di Desa Mudung Darat adalah masyarakat telah mengenal daun bengkal, tetapi belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai mengenai penyiapan bahan dan pembuatan sediaan bahan alam secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan sediaan bahan alam daun bengkal sebagai antidiabetes. Kegiatan dilaksanakan melalui survei awal, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung pembuatan sediaan, pengemasan dan pelabelan, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Peserta dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perubahan pengetahuan dan keterampilan masyarakat setelah mengikuti kegiatan. Kegiatan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan potensi tanaman lokal secara tepat, aman, dan berkelanjutan. Pemberdayaan berbasis potensi lokal ini juga diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan produk bahan alam yang memiliki nilai kesehatan dan ekonomi bagi masyarakat Desa Mudung Darat.
Referensi
Abdullah, Gagarin, Y., Zulfikar, Nurmaliah, C., Rusdi, M., Hayati, D., Rasyid, U. H. A., & Syafrianti, D. (2023). Introduction and Use of Plants as Medicine for the People at Gampong Limpok, Aceh Besar District. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(9), 7361–7366. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i9.5070
Azahrah, F., Artanti, N., Nurhasanah, Saefulloh, A., & Fitriana, D. E. N. (2026). Inventory of Medicinal Plants and Conservation Efforts among the Indigenous Community of Kedayon Village, Kemanisan Subdistrict, Curug District, Serang City. Jurnal Biologi Tropis, 26(1), 263–281. https://doi.org/10.29303/jbt.v26i1.11180
Azizah, L., & Brata, A. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan daun bengkal di Desa Mudung Darat Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI), 7(3), 257–263. https://doi.org/10.30644/jphi.v7i3.1104
Azizah, L., & Brata, A. (2026). Antidiabetic Activity Test of Ethyl Acetate Fraction of Bengkal Leaves (Nauclea orientalis L.) on Male White Mice. Formosa Journal of Science and Technology (FJST), 5(1), 271–284. https://doi.org/10.55927/fjst.v5i1.397
Brata, A., Azizah, L., & Muin, D. (2023). Efektivitas Penggunaan Infusa Daun Bengkal (Nauclea orientalis L .) Sebagai Antidiabetes Terhadap Hewan Mencit. Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health), 7(2), 75–81.
Listyorini, D., Mustofa, A., & Sunarya, A. (2025). Strategic Community Empowerment Through Self-Reliance Group Education to Enhance the Sustainable Use of Indigenous Medicinal Plants. Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA), 5(8), 823–836. https://doi.org/10.55927/mudima.v5i8.51
Mubarak, M. I. Al, Ningsih, R., & Rahayu, E. P. (2025). Edukasi Jamu Sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi dan Diabetes Mellitus di Kutai Barat. Yumary: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (YUMARY), 6(2), 429–435. https://doi.org/10.35912/yumary.v6i2.4470
Nandini, V. N., & Sari, N. P. (2025). Pengaruh Edukasi Manajemen DM Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus: Literature Review. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 131–139. https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1563
Prihandini, R., Palapessy, V., Wahyuni, D. T., & Azzahra, N. (2026). Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga untuk Optimalisasi Kesehatan Berbasis Tradisional. Kesejahteraan Bersama: Jurnal Pengabdian Dan Keberlanjutan Masyarakat, 3(1), 173–184. https://doi.org/10.62383/bersama.v3i1.2859
Salima, M. A., Nurvitasaria, A., Suryania, E., Khoeriyah, A. F., Ramadanti, L., Latifah, F. I., & Subekti, W. A. (2025). Education and training on the use of herbal medicines as complementary therapies for hypertension and diabetes. ABDIMAS POLSAKA, 4(2), 117–124. https://doi.org/10.35816/abdimaspolsaka.v4i2.103
Sholih, M. G., Mulki, M. A., & Utami, M. R. (2025). Evaluation of the Antidiabetic Efficacy of Indigenous Indonesian Ethnomedicinal Herbal Infusions in a Streptozotocin-induced Diabetic Mouse Model. Tropical Journal of Natural Product Research, 9(9), 4155–4161. https://doi.org/10.26538/tjnpr/v9i9.12
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##




