Sistem Pendukung Keputusan Priorotas Pengembangan Transportasi Publik di Indonesia Menggunakan Metode Entropy-Vikor

  • Wisnu Darmawan Universitas Semarang
  • Irfan Hanafi Universitas Semarang
  • Anas Husfatul Jannah Universitas Semarang
  • Saifur Rochman Cholil Universitas Semarang

Abstrak

Transportasi publik memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di suatu wilayah. Namun, peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang terus terjadi setiap tahun menimbulkan berbagai permasalahan seperti kemacetan lalu lintas, tingginya tingkat polusi udara, serta menurunnya efisiensi perjalanan masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan transportasi publik perlu dilakukan secara tepat sasaran dan berdasarkan prioritas wilayah yang benar-benar membutuhkan perhatian lebih. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas pengembangan transportasi publik berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan bermotor menggunakan pendekatan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan kombinasi metode Entropy dan VIKOR. Metode Entropy digunakan untuk menentukan bobot kriteria secara objektif berdasarkan tingkat variasi data, sehingga dapat mengurangi subjektivitas dalam proses pengambilan keputusan. Sementara itu, metode VIKOR digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif berdasarkan solusi kompromi terbaik dengan mempertimbangkan kedekatan terhadap solusi ideal dan jarak dari solusi terburuk. Penelitian ini menggunakan empat kriteria utama yaitu jumlah sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus, dan mobil barang tahun 2025 dengan 15 provinsi di Indonesia sebagai alternatif penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria Mobil Penumpang 2025 memiliki bobot tertinggi sebesar 0,3384 sehingga menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam menentukan prioritas pengembangan transportasi publik. Berdasarkan hasil perangkingan metode VIKOR, provinsi Jawa Timur memperoleh nilai indeks Q terkecil sebesar 0,0000 sehingga menempati peringkat pertama sebagai wilayah yang paling diprioritaskan dalam pengembangan transportasi publik, diikuti oleh Jawa Barat dan Jawa Tengah. Selain itu, hasil pengujian menggunakan Korelasi Rank Spearman menghasilkan nilai koefisien sebesar 0,868 yang menunjukkan hubungan sangat kuat dan searah antara hasil perangkingan metode VIKOR dan WASPAS. Nilai tersebut membuktikan bahwa hasil perangkingan yang diperoleh memiliki tingkat konsistensi yang tinggi dan dapat dijadikan dasar dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat, objektif, dan terpercaya. Dengan demikian, kombinasi metode Entropy dan VIKOR dinilai mampu memberikan solusi yang efektif dalam menentukan prioritas pengembangan transportasi publik secara lebih sistematis dan efisien.

Referensi

M. I. Amrila, A. C. S. R. P. S. Kamila, and E. B. Santoso, “STUDI KOMPARASI PERAN KELEMBAGAAN DALAM INTEGRASI TRANSPORTASI PUBLIK DI JAKARTA DAN SINGAPURA,” vol. 22, no. 1, pp. 141–161, 2026, doi: 10.14710/pwk.v22i1.75700.

A. M. Margaretha, A. A. Nugroho, P. Stia, and L. A. N. Jakarta, “Transportasi Publik Terintegrasi : Optimalisasi Implementasi Smart Mobility di DKI Jakarta,” vol. 5, no. 2, pp. 47–58, 2023, doi: 10.32834/jplan.v5i2.676.

S. Sofaniadi, M. Huda, and F. Hartawan, “Transportasi Berkelanjutan dan Pengaruhnya terhadap Pengurangan Emisi di Kota Semarang,” vol. 16, no. 1, pp. 81–89, 2022, doi: 10.35475/riptek.v16i1.144.

R. A. D. Purnomoasri and D. Handayani, “Analisis dan Mitigasi Emisi Gas Buang Akibat Transportasi ( Studi Kasus Kabupaten Magetan ),” vol. 24, pp. 29–36, 2022, doi: 10.20961/enviro.v24i1.65043.

W. Rohmah, M. Ramadhani, and B. Winarno, “Pentingnya Intergrasi Transportasi Publik di Kota Surakarta Sebagai Kota Urbanisasi di Jawa Tengah,” vol. 3, no. 1, pp. 45–54, 2024, doi: 10.58684/jbs.v3i1.49.

K. Dewi and A. Krisdiyanto, “Pengembangan Sistem Transportasi Masa Depan : Mobilitas Berkelanjutan dan Otonom di Jawa Barat,” vol. 02, no. 09, pp. 750–760, 2023, doi: 10.58812/jmws.v2i09.626.

N. M. Putri, N. E. Widyawati, and Fitriani Hayati, “EVALUASI PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA BUS RAPID TRANSIT (BRT) TRANS BANJARMASIN DAN KENDARAAN PRIBADI,” vol. 21, no. 1, pp. 87–96, 2025, doi: 10.21009/jmenara.v21i1.56531.

M. Akhrouf, H. Medjamia, and M. Bessou, “AN AHP-BASED APPROACH TO SELECTING A PRIORITY,” vol. 15, no. 3, pp. 1–23, 1936, 2024, doi: 10.13033/ijahp.v15i3.1150.

E. F. Tofani, Y. Pratama, N. Istiqomah, and U. S. Maret, “Penerapan Metode AHP dalam Pemilihan Moda Transportasi pada Kalangan Gen Z,” vol. 15, no. 1, pp. 50–56, 2024, doi: 10.20961/policy.v15i1.1458.

I. Hanafi, R. F. Arianto, and A. P. R. Pinem, “Evaluasi Multikriteria Daerah Pengembangan Budidaya Ikan Nila di Indonesia Menggunakan Metode MOORA – ROC,” Tekno Kompak, vol. 20, no. 1, pp. 181–192, 2025, doi: 10.33365/jtk.v20i1.891

I. Hanafi et al., “PEMILIHAN USAHA SEKTOR PERTANIAN UNGGULAN DI WILAYAH PULAU JAWA MENGGUNAKAN METODE MOORA,” vol. 10, no. 1, pp. 130–138, 2025, doi: 10.36341/rabit.v10i1.5540.

M. H. Ulinnuha, I. Hanafi, and A. P. R. Pinem, “Sistem Pendukung Keputusan Produktivitas Peternakan Unggas Terbaik Menggunakan Metode MARCOS,” J. TEKNO KOMPAK, vol. 20, no. 1, pp. 298–311, 2025, doi: 10.33365/jtk.v20i1.1026.

P. Citra, H. B. Santoso, and I. W. Sriyasa, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan E-Commerce Menggunakan Pembobotan Entropy dan COPRAS,” vol. 3, pp. 36–45, 2024, doi: 10.58602/jima-ilkom.v3i1.25.

S. H. Hadad, “Analisis Prioritas Pemberian Cuti Karyawan Menggunakan Metode Pembobotan Entropy dan Simple Multi Attribute Rating Technique,” vol. 2, no. 2, pp. 106–117, 2024, doi: 10.58602/jaiti.v2i2.126.

F. Elyana, M. I. Maulana, I. Hanafi, and S. R. Cholil, “Penentuan Wilayah Produksi Padi Terbaik Menggunakan Metode Entropy dan WASPAS,” vol. 20, no. 2, pp. 371–385, 2025, doi: 10.33365/jtk.v20i2.1515.

Y. Permadi and P. Rosyani, “Penerapan Integrasi Metode AHP dan Entropy dalam Pengambilan Keputusan Seleksi Beasiswa Perguruan Tinggi,” vol. 6, no. 1, pp. 539–547, 2025, doi: 10.47065/bulletincsr.v6i1.936.

R. Amanda and S. Leoni, “Systematic Literature Review : Penerapan VIKOR Dalam Sistem Pendukung Keputusan,” vol. 3, no. 2, pp. 35–40, 2025.

D. Suryadi, R. S. Rulatif, and I. Mulyana, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Alat Pembersih Udara Terbaik Menggunakan Metode Entropi dan Vikor,” vol. II, no. 1, 2023.

M. Afdhal and E. Saputra, “Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Karyawan Terbaik Berbasis Web Menggunakan Metode VIKOR,” vol. 5, no. 1, 2025.

E. S. Eriana et al., “Sistem pendukung keputusan penerimaan dosen menggunakan metode vikor,” vol. 3, no. 1, pp. 138–145, 2025.

Y. Ding, G. Liu, L. Xiang, S. Ma, and C. Sui, “Multi-objective optimization of large cruise ship power plant configuration based on NSGA-II algorithm and AHP-entropy weighted TOPSIS-VIKOR,” Appl. Ocean Res., vol. 169, no. October 2025, p. 105007, 2026, doi: 10.1016/j.apor.2026.105007.

I. Purbaningtyas and S. R. Cholil, “Application of the Hybrid Entropy – VIKOR Method for Urban EV Charging Station Prioritization in Central Java,” vol. 10, no. 1, pp. 782–794, 2026.

Diterbitkan
2026-07-01